STOP MENURUNKAN MASKER KE DAGU

STOP MENURUNKAN MASKER KE DAGU

Pemakaian masker saat beraktivitas keluar rumah merupakan salah satu protokol yang harus dipatuhi oleh masyarakat dunia saat masa Covid-19. Masa PSBB Covid-19 yang belum juga menunjukkan tanda akan berakhir perlu mendapatkan perhatian penting dan khusus bagi setiap individu. Patuh terhadap protokol yang telah dianjurkan oleh Pemerintah merupakan salah satu upaya minimal untuk menjaga diri dari transmisi virus dan juga sebagai bentuk dukungan terhadap para front liner yang menangani Covid-19.

Akan tetapi, Moms, seringkali secara tidak sadar, kita tidak memakai masker dengan sebagaimana mestinya sehingga fungsi masker tidak terpenuhi. Alih-alih menjaga dan mengurangi risiko transmisi virus Covid-19, justru karena kecerobohan, kelalaian, atau ketidaktahuan ini kesehatan kita dapat menurun. Salah satu hal yang kini menjadi perhatian yaitu pemakaian masker yang tepat dan sesuai tata cara pemakaian masker. Kerap kali, saat memakai masker, kita menurunkan masker ke dagu dengan banyak alasan, misal karena merasa sumpek dan ingin bernapas lebih lega. Atau, seharusnya masker tersebut dilepas, tetapi justru kelupaan dan malah dibiarkan menggantung begitu saja di dagu. Ternyata, Moms, hal ini bisa menimbulkan berbagai macam masalah baru.

Ini yang terjadi jika Anda menurunkan masker ke dagu

Saat Anda mengenakan masker, kain masker menyentuh area hidung dan mulut, dua area yang rentan menjadi jalan masuk virus. Kemudian, saat Anda menurunkan masker ke area dagu saat hendak makan, minum, mengobrol, atau karena meras pengap, maka masker yang seharusnya hanya menyentuh area hidung dan mulut menjadi kontak dengan area dagu dan leher.

Dagu dan leher Anda tidak dilindungi oleh masker, maka dari itu, bukan hal yang tidak mungkin jika masker terkontaminasi oleh bakteri dan virus yang menempel di kedua area tersebut. Lantas, setelah Anda menurunkan masker ke area dagu ataupun leher, kemudian Anda akan memakainya lagi di area yang seharusnya, yaitu mulut dan hidung. Akan tetapi, masker ini sekarang telah terkontaminasi oleh bakteri dan virus. Coba sejenak kita pikirkan. Tujuan utama pemakaian masker adalah untuk mencegah penularan atau transmisi virus Covid-19 maupun virus penyakit lain yang berasal dari tetesan/ percikan cairan (droplet) antarmanusia. Virus Covid-19 pun diketahui menyerang sistem pernapasan yang tentunya berhubungan langsung dengan hidung dan mulut kita.  Di area mulut dan hidung terdapat membran mukus yang membuat Anda lebih rentan untuk terinfeksi virus atau bakteri. Jadi, Moms, ketika kita menurunkan masker ke dagu atau leher kemudian kembali memakainya di are hidung dan mulut, fungsi masker tidak lagi optimal, bahkan dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan tubuh.

Tips memperlakukan masker saat makan/ minum

Lalu, bagaimana cara memperlakukan masker yang tepat saat Anda hendak makan atau minum? Mengutip dari ayobandung.com, berikut beberapa tips yang dapat Anda praktikkan.

1. Letakkan masker di atas tisu bersih di atas meja

Saat melepas masker, pastikan untuk menghindari menyentuh bagian depan masker karena bagian tersebut dipenuhi oleh bakteri atau virus dan kuman. Usahakan melepas masker dari bagian tali pengait masker. Selain itu, bersihkan tangan terlebih dahulu sebelum melepaskan masker atau memakai hand sanitizer. Kemudian, Anda bisa meletakkan masker di atas tisu bersih di atas meja dengan memastikan bagian dalam masker ditelungkupkan ke arah bawah. Pastikan juga Anda mebersihkan tangan sesudah menggunakan msker.

2. Simpan masker di dalam plastik atau kantong kertas yang bersih

Saat Anda akan beraktivitas di luar rumah, coba bawa plastik atau kantong kertas. Gunakan plastik/ kantong kertas untuk wadah masker saat Anda akan makan atau minum. Kantong kertas merupakan tempat penyimpanan sementara msker yang efektif untuk membantu mengeringkannya.

3. Gunakan wadah khusus penyimpan masker

Saat ini di pasaran sudah tersedia wadah khusus untuk menaruh masker Anda dengan harga yang terjangkau. Wadah ini re-usable atau dapat dipakai berulang kali dengan syarat harus selalu dibersihkan setiap habis digunakan.

Langkah yang paling penting untuk diingat yaitu untuk membersihkan telapak tangan (baik dicuci ataupun dengan menggunakan hand sanitizer) sebelum dan sesudah melepas masker. So, jangan sampai kita menambah masalah baru, padahal sudah memiliki niat baik untuk mematuhi protokol kesehatan. Bukan hanya mematuhi, tetapi juga dalam praktiknya, perlu dicermati dan diperhatikan dengan saksama tentang bagaimana pemenuhan protokol kesehatan yang benar dan tepat.

MASIH SERING BIKIN KESAHALAN PAKAI MASKER INI?

MASIH SERING BIKIN KESAHALAN PAKAI MASKER INI?

Masker adalah salah satu alat pelindung hidung dan mulut dari transmisi virus dan bakteri, terasuk virus Covid-19. Namun, tentunya keefektifan masker sebagai alat perlindungan diri dari virus Covid-19 ditentukan oleh berbagai faktor, seperti jenis bahan masker, cara penggunaan masker dan perawatan masker. Tidak sedikit dijumpai kesalahan pakai masker di masyarakat. Berikut adalah contoh beberapa kesalahan yang akan membuat masker tak efektif untuk melindungi Anda dan keluarga dari penularan virus Covid-19. SImak baik- baik ya, Moms.

1. Memilih jenis masker yang salah

Pilihlah jenis masker medis ataupun masker kain yang cukup tebal sebagai alat perlindungan diri Anda. Hindari untuk menggunakan masker jenis scuba ataupun buff. Dilansir dari kompas.com, Anne Purba, VP Corporate Communications PT KCI (Kereta Commuter Indonesia) menganjurkan masyarakat untuk menghindari penggunaan masker jenis scuba atau buff. Kedua penutup hidung dan mulut tersebut dinilai tidak efektif untuk mencegah penularan virus Covid-19. Beliau menyarankan untuk menggunakan masker yang setidaknya memiliki minimal 2 lapisan kain.

Sebuah hasil riset yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances edisi 7 Agustus menyebutkan bahwa buff adalah jenis masker yang paling tidak efektif untuk mencegah transmisi virus. Buff justru akan membuat percikan (droplet) semakin berkembangbiak di udara.

Masker scuba terbuat dari bahan lentur yang dapat merenggang dan kendor saat dipakai terus menerus. Kondisi tersebut dapat meningkatkan daya tembus partikel virus ke dalam masker sehingga membuatnya tak efektif sebagai alat pelindung transmisi virus.

2. Pemakaian masker yang terlalu longgar

Saat Anda memakai masker, pastikan masker tersebut memang sudah menutupi bagian mulut dan hidung serta terpasang kencang. Masker yang longgar dapat memberikan kemungkinan lebih besar bagi airborne virus untuk menular antarindividu.

3. Pemakaian masker di bawah dagu atau di bawah hidung

Kerap kali, saat memakai masker, kita menurunkan masker ke dagu dengan banyak alasan, misal karena merasa sumpek dan ingin bernapas lebih lega. Atau, seharusnya masker tersebut dilepas, tetapi justru kelupaan dan malah dibiarkan menggantung begitu saja di dagu. Ternyata, Moms, hal ini bisa menimbulkan berbagai macam masalah baru.  Mengapa?

Saat Anda mengenakan masker, kain masker menyentuh area hidung dan mulut, dua area yang rentan menjadi jalan masuk virus. Kemudian, saat Anda menurunkan masker ke area dagu saat hendak makan, minum, mengobrol, atau karena meras pengap, maka masker yang seharusnya hanya menyentuh area hidung dan mulut menjadi kontak dengan area dagu dan leher.

Dagu dan leher Anda tidak dilindungi oleh masker, maka dari itu, bukan hal yang tidak mungkin jika masker terkontaminasi oleh bakteri dan virus yang menempel di kedua area tersebut. Lantas, setelah Anda menurunkan masker ke area dagu ataupun leher, kemudian Anda akan memakainya lagi di area yang seharusnya, yaitu mulut dan hidung. Akan tetapi, masker ini sekarang telah terkontaminasi oleh bakteri dan virus.

Coba sejenak kita pikirkan. Tujuan utama pemakaian masker adalah untuk mencegah penularan atau transmisi virus Covid-19 maupun virus penyakit lain yang berasal dari tetesan/ percikan cairan (droplet) antarmanusia. Virus Covid-19 pun diketahui menyerang sistem pernapasan yang tentunya berhubungan langsung dengan hidung dan mulut kita.  Di area mulut dan hidung terdapat membran mukus yang membuat Anda lebih rentan untuk terinfeksi virus atau bakteri. Jadi, Moms, ketika kita menurunkan masker ke dagu atau leher kemudian kembali memakainya di area hidung dan mulut, fungsi masker tidak lagi optimal, bahkan dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan tubuh.

Melansir dari Detik Health, sebuah penelitian oleh University of North Carolina (UNC) mengungkapkan bahwa virus Corona pertama kali masuk dan menginfeksi rongga hidung, kemudian masuk ke organ paru- paru. Virus yang berkembang biak di hidung kemudian akan menyebar ke indera penciuman di bagian atap hidung, kemudian akan masuk ke mulut. Saat masuk ke mulut, virus akan menginfeksi kelenjar ludah dan menyebabkan mulut terasa kering.

4. Pemakaian masker dengan sisi yang salah atau terbalik

Saat Anda mengenakan masker, pastika bagian kawat masker menyentuh lekukan hidung. Kawat tersebut berfungsi untuk merapatkan penggunaan masker dan menyesuaikannya dengan lekukan hidung Anda. Selain itu, perhatikan juga sisi masker. Pastikan Anda tidak menggunakan masker yang terbalik.

5. Kebiasaan menyentuh masker

Saat Anda sering menyentuh bagian luar masker, maka kemungkinan besar tangan Anda akan dipenuhi bakteri dan virus. Bagian luar masker menjadi tempat menempel virus dan bakteri sehingga usahakan untuk tidak menyentuh bagian luar masker ini. Saat Anda akan melepaskan masker, lepas dengan menyentuh bagian tali masker dan hindari menyentuh bagian luar masker.

6. Menggunakan masker yang kotor atau basah

Jika Anda menggunakan masker medis, pastikan untuk menggantinya setiap hari atau setiap beberapa jam jika merasa perlu, sedangkan untuk masker kain, pastikan untuk mencucinya setiap hari dan jemur hingga benar- benar kering. Kebersihan masker akan menentukan keefektifan masker tersebut serta mempengaruhi kenyamanan Anda saat mengenakan masker.

Gimana, Moms, pernah melakukan satu atau lebih kesalahan pakai masker di atas? Segera perbaiki, ya. Ingat, keberhasilan untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19 terletak dalam kerjasama semua elemen masyarakat dan Pemerintahan.

BACA JUGA:

BAGAIMANA KABAR VAKSIN COVID-19?

KASUS POSITIF DAN KEMATIAN AKIBAT COVID-19 MELONJAK, JAKARTA PSBB TOTAL

 MANFAAT VCO UNTUK KOLESTEROL

 MANFAAT VCO UNTUK KOLESTEROL

Manfaat VCO Untuk Kolestrol – Minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO) sudah dikenal manfaatnya dalam berbagai aspek kecantikan, mulai dari untuk merawat kulit kering, melebatkan dan merawat kesehatan rambut, bulu mata, serta masih banyak lainnya. Di samping itu, VCO juga terkenal dengan sifatnya yang antimikroba, antifungi, dan juga antiinflamasi sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh serta membantu penyembuhan beberapa jenis penyakit.

Namun, tahukah Moms jika minyak multifungsi satu ini juga menyimpan manfaat untuk meningkatkan kolesterol baik (high density lipoprotein/ HDL) dalam darah?  Banyak penelitian yang telah mendukung pernyataan bahwa mengkonsumsi VCO hingga batas tertentu secara rutin dapat memberikan efek baik terhadap metabolisme lemak dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada seseorang. Sejenak, mari kita singgung mengenai hubungan kadar kolesterol dalam tubuh dengan penyakit kardiovaskular.

Manfaat VCO untuk Kolesterol dan penyakit kardiovaskular

Saat mendengar kata kolesterol, apa yang langsung terlintas dalam pikiran Anda? Mungkin sebagian besar akan mengidentikkan kolesterol dengan berbagai penyakit menyeramkan seperti penyakit jantung dan stroke. Sebenarnya, kolesterol dibutuhkan oleh tubuh, baik LDL maupun HDL dengan kadar yang berbeda. Kolesterol adalah bahan dasar pembentukan hormon testosteron, progesteron, dan estrogen serta membantu pencernaan lemak. Akan tetapi, jika kadar kolesterol dalam darah melebihi batas aman, maka bukan tidak mungkin potensi untuk menderita berbagai penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung pun meningkat.

Data dari WHO menyebutkan bahwa tingkat mortalitas akibat penyakit kardiovaskular di negara berkembang sejak 1990 hingga 2020 pada diperkirakan meningkat hingga 137% pada pria dan 120% pada wanita. Penyakit kardiovaskular dikontrol oleh beberapa faktor yaitu tingkat kolesterol total, trigliserida, kolesterol jahat (LDL), dan kolesterol baik (HDL). Disinilah peranan VCO dalam tubuh mulai nampak, yaitu untuk meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah sehingga risiko penyakit kardiovaskular pun menurun.

Manfaat VCO untuk kolesterol

1. VCO untuk meningkatkan kolesterol baik (HDL)

VCO mengandung berbagai asam lemak esensial bagi tubuh, diantaranya asam laurat, asam palmitik, asam caprylic, dan asam capric. Asam laurat memiliki kadar terbanyak penyusun VCO, yaitu sebesar hampir 50%. Asam lemak (fatty acid) yang menyusun VCO didominasi oleh asam lemak rantai pendek (medium chain fatty acid/ MCFA). Perbandingan MCFA: LCFA (long chain fatty acid) dalam VCO yaitu 3:1.

2. Asam lemak rantai sedang (MCFA) dalam VCO membantu meningkatkan HDL

VCO mampu meningkatkan metabolisme tubuh (efek termogenik), meningkatkan respon kenyang, serta meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. MCFA dapat diproses lebih cepat oleh tubuh daripada asam lemak lain (asam lemak rantai panjang/ LCFA) sehingga mampu meningkatkan metabolisme lemak serta mencegah penumpukan lemak dalam tubuh.

MCFA adalah molekul lemak yang mudah terbakar karena diubah menjadi energi oleh tubuh, bersaing dengan glukosa. MCFA akan langsung menuju hati dari saluran pencernaan kemudian diubah menjadi energi dengan cepat. Mengapa demikian? Hal tersebut disebabkan MCFA lebih cepat hancur dan diserap usus, bahkan tanpa bantuan katalisator enzim lipase pankreas. MCFA tidak akan masuk ke dalam siklus pembentukan kolesterol dan tidak akan mengendap menjadi lemak dalam tubuh.

Sebuah penelitian dari Fakultas Kedokteran Sam Ratulangi tentang manfaat VCO untuk kesehatan kardiovaskular menunjukkan dampak positif konsumsi rutin VCO terhadap peningkatan kolesterol baik. Penelitian melibatkan 39 mahasiswa pria berusia 19-20 tahun dan selama 15 hari mengkonsumsi VCO, 2 kali sehari, sebelum makan pagi dan makan malam. Setelah 15 hari, kadar HDL dalam darah meningkat hingga 10,45%.

Setiap peningkatan kadar HDL sebesar 1 mg/dL dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular hingga 2-3%. Walaupun kadar trigliserida, kolesterol total, kolesterol low density lipoprotein (LDL-C) rendah, risiko penyakit kardiovaskular tetap tinggi bila kadar kolesterol HDL juga rendah.

3. VCO menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah

Pada beberapa studi, VCO membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular akibat kolesterol tinggi dengan cara menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Hasil penelitian ditunjukkan pada sampel wanita yang rutin mengkonsumsi VCO.

4. VCO mengandung omega 6 dan omega 3

Manfaat vco untuk kolestrol yang terakhir. VCO mengandung asam lemak esensial berupa asam linoleat (omega 6) dan asam linoleat (omega 3) dalam jumlah yang sedikit. Omega 3 dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan kadar HDL dalam darah sehingga mampu membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Penting diingat dan dicatat jika ingin mengkonsumsi VCO rutin

Meskipun VCO mengandung berbagai nutrisi dan manfaat baik bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara rutin, tetapi pembatasan konsumsinya perlu diperhatikan. Mengapa? Karena VCO mengandung lebih dari 90% lemak jenuh. Walaupun lemak jenuh tersebut adalah lemak jenuh MCFA, tetapi tentu saja jika asupannya berlebih akan berdampak buruk bagi tubuh. Anjuran lembaga kesehatan yaitu untuk membatasi konsumsi lemak jenuh dalam rentang 5-6% dari kebutuhan harian.

Batasi asupan VCO hanya 20-30 mL per hari. Jika Anda baru memulai mengkonsumsi VCO, jangan langsung konsumsi rutin dalam volume banyak. Anda bisa memulai dari 2 kali sehari mengkonsumsi VCO atau mencampurnya dalam berbagai resep makanan dan minuman. Setelah itu, perhatikan efeknya pada tubuh Anda. VCO dapat memberikan efek laksatif seperti diare pada beberapa orang.

Jadi, Moms, konsumsi rutin VCO dapat membawa manfaat baik untuk kolesterol dalam tubuh. Akan tetapi, tentu saja, ingat untuk selalu membatasi jumlah asupan VCO harian untuk menjaga manfaat baik dari minyak satu ini. Pastikan juga keamanan dan kemurnian VCO yang Anda konsumsi. Eka Farm menyediakan VCO yang sudah terjamin kualitas dan kemurniannya untuk keluarga Anda. Yuk, pesan sekarang melalui Whatsapp 0811-2650-296  atau kunjungi web kami di Produsen VCO Jogja

BAGAIMANA KABAR VAKSIN COVID-19?

BAGAIMANA KABAR VAKSIN COVID-19?

Moms, apakah Anda termasuk orang yang menunggu kabar vaksin untuk virus Covid-19? Bagaimana kabar vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan oleh beberapa negara ini?

WHO menyebutkan bahwa hingga saat ini tercatat 169 kandidat vaksin Covid-19 yang masih dalam tahap pengembangan dan 26 di antaranya telah masuk tahap percobaan klinis pada manusia. Namun, Moms, sebenarnya bagaimana cara kerja vaksin untuk mencegah suatu penyakit yang diakibatkan oleh virus atau bakteri?

Mengenal sistem kerja vaksin

SIstem kerja vaksin yaitu dengan melatih dan menyiapkan sistem imunitas dalam tubuh untuk mengenali dan melawan virus dan bakteri tertentu. Saat seseorang sudah mendapatkan vaksin virus atau bakteri tertentu, maka kemungkinan terserang suatu penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri tersebut pun berkurang. Tubuh akan bereaksi lebih cepat untuk melawan benda asing yang masuk ke dalam tubuh berupa virus dan bakteri. Data dari WHO menyebutkan bahwa hingga saat ini, vaksinasi mampu membantu pencegahan lebih dari 20 penyakit mematikan dan mencegah hingga 2-3 juta kematian setiap tahunnya akibat penyakit difteria, tetanus, influenza, dan yang lainnya.

Pengembangan vaksin tidak membutuhkan waktu yang tak sebentar

Untuk mengembangkan vaksin yang efektif dan aman bagi manusia dibutuhkan waktu tahunan bahkan hingga dekade. Akan tetapi, para ilmuwan digenjot untuk mempercepat pengembangan vaksin untuk mengerem persebaran virus Covid-19.

Dilansir dari bbc.com, para ahli memperkirakan vaksin Covid-19 baru akan tersedia dan beredar luas pada pertengan tahun 2021 atau sekitar 12- 18 bulan setelah virus mematikan ini pertama kali muncul. Namun, tentu saja hal tersebut juga tidak akan memastikan bahwa vaksin tersebut akan efektif bekerja pada setiap individu.

Upaya Indonesia mencari vaksin Covid-19

Mengutip dari Tempo.co, Ketua Komite Penanganan Covid-19 di Indonesia, Erick Thohir menargetkan vaksinasi massal dimulai pada awal tahun 2021. Beliau mengungkapkan Indonesia sebagai negara di kawasan Asia Tenggara yang paling gencar untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Vaksin Sinovac dari Cina sudah masuk uji klinis tahap 3 yang dilakukan oleh Bio Farma, perusahaan farmasi negara berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran di Bandung.

Selain SInovac, dilansir dari Jakarta Globe, Pemerintah Indonesia juga mengincar vaksin dari Astra Zeneca, the Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI), CanSino Bilogical, Moderna, Acturus Therapeutics, Genexine Korea, dan juga mengembangkan vaksin Merah Putih. Vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh konsorsium Indonesia akan memasuki uji coba klinis tahap akhir pada akhir tahun depan.

Jangan menggantungkan harapan pada vaksin Covid-19

Seorang epidemiologis dari Universitas Indonesia, Pandu Riono mengatakan bahwa vaksin bukanlah sebuah ramuan ajaib yang akan menghentikan pandemi Covid-19 dalam jangka waktu pendek. Pandemi adalah masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan perubahan kebiasaan masyarakat untuk mengikuti protokol keamanan Covid-19. Setelahnya, baru vaksinasi massal hingga 70% populasi dapat menjadi solusi tambahan.

Ya, tidak perlu menggantungkan harapan berlebihan, kecuali dengan berusaha dan berdoa. Apa usaha yang perlu dilakukan? Ya, tentu saja Moms, dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Mengontrol diri sendiri dan disiplin menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan. Selain itu, jaga pola makan dan asupan gizi yang Anda dan keluarga dapatkan setiap harinya. Makanan menjadi kunci penting bagi kesehatan usus. Usus yang sehat menjadi kunci bagi pertahanan tubuh yang maksimal untuk melawan berbagai jenis penyakit, termasuk virus Covid-19. Imbangi dengan aktif bergerak dan berolahraga serta mengelola stres. Rilekskan pikiran Anda dengan bercengkerama bersama keluarga di rumah, atau sering berkomunikasi dengan teman, saudara, pasangan melalui video call misalnya, atau dengan melakukan hobi yang selama ini tertunda.

APAKAH VCO BISA MENDUKUNG PROGRAM DIET ANDA?

APAKAH VCO BISA MENDUKUNG PROGRAM DIET ANDA?

Program diet atau menurunkan berat badan dilakukan oleh banyak orang dengan berbagai cara. Metode diet pun semakin bermacam-macam, dari yang mengukung hingga yang lebih fleksibel dan realistis. Kali ini, Eka Farm akan berbagi salah satu  cara unik dan realistis untuk membantu program penurunan berat badan Anda. Rahasianya yaitu minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO).

VCO semakin naik daun untuk perawatan kecantikan tubuh maupun penggunaannya untuk kesehatan tubuh. Minyak yang memiliki karakteristik antimikroba, antiinflamasi, antifungi, dan antibakteri ini kian banyak dikonsumsi maupun digunakan secara topikal oleh kalangan luas. Berbagai manfaat yang didapatkan dengan rutin mengkonsumsi ataupun menggunakan VCO dalam perawatan tubuh dan kesehatan pun banyak yang sudah teruji secara medis maupun melalui berbagai penelitian ilmiah.

Ya, VCO mampu membantu Anda untuk mensukseskan program diet yang sedang Anda jalani. Jika selama ini masih stuck dan tidak merasakan perubahan pada badan Anda setelah mengikuti berbagai metode diet, coba Moms melirik minyak multifungsi ini untuk diselipkan kedalam konsumsi harian. Minyak kelapa untuk menurunkan berat badan? Memang bisa? Jangan salah, Moms, VCO bukan seperti minyak pada umumnya.

Bagaimana VCO dapat membantu menurunkan berat badan?

Mengutip dari laman Woman’s day, VCO dapat membantu menurunkan berat badan dengan 3 cara.

1. Membantu meningkatkan metabolisme tubuh

VCO banyak mengandung asam lemak rantai sedang (medium chained fatty acid/ MCFA) yang diklaim mampu membantu penurunan berat badan. Alasannya yaitu karena VCO mampu meningkatkan metabolisme tubuh (efek termogenik), meningkatkan respon kenyang, serta memperbanyak jumlah kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. MCFA dapat diproses lebih cepat oleh tubuh daripada asam lemak lain (asam lema rantai panjang) sehingga matabolisme yang lebih cepat dapat meningkatkan metabolisme lemak serta mencegah penumpukan lemak dalam tubuh. Dr. Fife, presiden Coconut Research Center serta seorang ahli gizi dan naturopathic physician menyebutkan bahwa saat sel dalam tubuh menggunakan energi hasil pembakaran MCFA, metabolismenya akan meningkat hingga 24 jam

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders mengemukakan bahwa konsumsi MCFA secara rutin dalam jangka waktu yang panjang dapat membantu membakar lebih banyak kalori daripada jika mengkonsumsi LCFA seperti minyak zaitun, minyak kacang kedelai, ataupun minyak alpukat..

2. Menjaga perut tetap kenyang

VCO dapat membantu membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dibandingkan minyak lainnya. Sebuah penelitian berskala kecil yang dipublikasikan dan Evidence-Based Complementary Medicine menunjukkan hasil bahwa konsumsi rutin VCO setiap hari dapat meningkatkan HDL yang kemudian mampu mempertahankan rasa kenyang. Rasa kenyang yang lebih lama akan membantu mensukseska program diet Anda.

3. Mengurangi lemak abdominal

Ahli gizi Nmami Agarwal mengemukakan bahwa konsumsi rutin VCO dapat membantu menurunkan lemak abdominal. Hal ini sejalan dengan sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam National Library for Medicine tentang efek dari konsumsi VCO mendapatkan hasil bahwa konsumsi rutin VCO berhasil menurunkan lingkar pinggang pada wanita. Lingkar pinggang para wanita yang mengkonsumsi VCO secara rutin selama 4 minggu mengalami pengurangan rata-rata 0,97% atau sekitar 2.87 ± 4.95 cm dari pengukuran awal. Hal ini menandakan pengurangan lemak tubuh (body fat) dan penurunan lemak abdominal.

Pastikan jika Anda ingin menyelipkan VCO ke dalam konsumsi rutin harian untuk membantu program diet, pilih VCO yang terjamin keaslian dan kemurniannya. Jika Anda tidak suka mengkonsumsi VCO secara langsung, ada beberapa opsi yang dapat menjadi pilihan menarik bagi Anda.

  • Campur VCO dengan salad
  • Gunakan VCO untuk menggoreng, menumis, ataupun kebutuhan memasak lain. Anda dapat mengganti minyak goreng ataupun mentega dan margarin dengan VCO untuk pilihan yang lebih sehat.
  • American Chemical Society menyebutkan bahwa dengan menambahkan 1 sendok teh VCO ke dalam air mendidih yang digunakan untuk menanak 1/2 gelas beras dapat membantu menurunkan penyerapan kalori oleh tubuh hingga 50-60%. Setelah matang, diamkan nasi dengan campuran VCO dalam kulkas selama 12 jam.

Pastikan konsumsi VCO sewajarnya saja, yaitu sekitar 20-30 mL dalam satu hari dan tidak melebihinya. Mengapa? Karena walaupun dapat membantu menurunkan berat badan, 90% lemak yang menyusun VCO adalah lemak jenuh. Batas konsumsi lemak jenuh harian yang dianjurkan yaitu hanya sekitar 2-3% per hari untuk mendukung metabolisme tubuh Anda.

Tertarik mencoba VCO untuk membantu program diet, Moms? Langsung cek VCO yang Eka Farm sediakan untuk menjamin kualitas serta keamanan VCO yang Anda konsumsi.

 

 

HADAPI COVID-19 SEOLAH ANDA ORANG TANPA GEJALA (OTG)

HADAPI COVID-19 SEOLAH ANDA ORANG TANPA GEJALA (OTG)

Moms, jika Anda mengikuti perkembangan berita tentang Covid-19 di Indonesia, maka tentu Anda tahu bahwa kasus baru positif Covid-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Mengapa demikian? Jika kita melihat grafik yang menunjukkan perubahan kasus Covid-19 setiap harinya di Indonesia, kemudian memantau trend perubahan kumulatif pada tiap bulannya akan terlihat jelas trend kurva yang terus naik. Mulai sejak April 2020 hingga September 2020, kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan pertumbuhan kurva yang semakin meningkat. Pada bulan September, kisaran kasus baru Covid-19 di Indonesia bahkan menyentuh angka 2 ribu hingga lebih dari 3 ribu kasus setiap harinya, dengan total kasus sudah melampaui 222 ribu.

Kondisi memprihatinkan ini tentu saja harus segera mendapat perhatian dari masyarakat dan Pemerintah. Komitmen dan konsistensi adalah dua kunci yang dibutuhkan untuk bersama menurunkan dan menghentikan kenaikan kurva kasus Covid-19 di Indonesia.

Penularan virus Covid-19 dari orang tanpa gejala (OTG)

Salah satu hal yang perlu diwaspadai dari Covid-19 yaitu penularan virus yang sangat cepat dan orang yang terkena virus ini tidak selalu memunculkan gejala. Apa saja gejala- gejala pasien positif Covid-19?

Gejala paling umum pasien postif Covid-19 yaitu:

  • demam (suhu tubuh melebihi 37,8 °C)
  • batuk kering
  • kelelahan

Gejala yang tidak umum:

  • rasa tidak nyaman dan nyeri di badan
  • sakit tenggorokan
  • diare
  • kongjungtivitis (mata merah)
  • sakit kepala
  • Anosmia atau hilangnya indera perasa dan penciuman.
  • ruam pada kulit atau perubahan warna pada jari tangan/ kaki

Organisasi kesehatan dunia, WHO,  menyebutkan bahwa penularan virus Covid-19 utamanya berasal dari orang dengan gejala. Akan tetapi, penularan juga dapat berlangsung sebelum seseorang yang positif terkena virus Covid-19 menampakkan gejala. Hal ini dapat terjadi saat orang tersebut berada pada jarak yang dekat dengan orang sehat pada waktu yang lama. Data laboratorium menunjukkan bahwa seseorang berpotensi besar menularkan suatu virus pada saat gejala sedang berkembang dan belum muncul.

Orang tanpa gejala dibagi menjadi 2 kategori, yaitu orang asymptomatic dan pre-symptomatic. Apakah perbedaan antara asymptomatic dan pre-symptomatic? 

  1. Orang tanpa gejala tipe asymptomatic adalah orang yang sudah terkena virus tetapi tidak pernah menunjukkan gejala sama sekali bahkan pada masa inkubasi dan dapat bertahan hingga 2 minggu.
  2. Orang tanpa gejala tipe presymptomatic adalah orang yang terkena virus tapi belum menunjukkan gejala. OTG tipe ini biasanya baru akan menunjukkan gejala setelah sekitar 10 hari pasca tertular virus.

Anggaplah diri Anda sebagai orang tanpa gejala (OTG)

Menganggap bahwa diri Anda adalah orang tanpa gejala (OTG) seharusnya membuat Anda lebih waspada, berhati- hati, dan menaati protokol kesehatan Covid-19 dengan maksimal. OTG adalah silent carrier atau pembawa virus Covid-19 yang tak kasat mata dan tidak terdeteksi keberadaannya. Ikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh Pemerintah untuk menghentikan dan memutus rantai persebaran Covid-19 di negara kita. Pastikan untuk:

  • Selalu jaga jarak minimal 1 meter antarindividu
  • Meminimalkan kontak dengan orang lain (khususnya yang bukan berasal serumah)
  • Mencuci tangan secara rutin dengan metode yang tepat (minimal 20 detik)
  • Menjaga etika batuh dan bersin
  • Menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan
  • Up to date tentang informasi Covid-19 di daerah Anda
  • Jauhi keramaian dan kendalikan diri untuk tidak usah bepergian jika tidak perlu

Menerapkan protokol secara ketat dan meningkatkan disiplin terhadap diri sendiri adalah usaha yang dapat kita, sebagai individu, lakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

PORSI MAKAN SEIMBANG UNTUK DIET SEHAT

PORSI MAKAN SEIMBANG UNTUK DIET SEHAT

Menurunkan berat badan untuk mencapai berat badan ideal atau untuk mengurangi persentase massa lemak tubuh (body fat) bukan hal yang dilarang. Akan tetapi, perubahan mindset menjadi nomor satu saat Anda sudah memutuskan untuk menurunkan berat badan. Pola pikir bahwa diet berarti mengurangi pilihan jenis makanan dan selalu memotong porsi besar-besaran bahkan absen dari beberapa makan utama perlu dihindari. Ubah pola pikir diet sehat menjadi untuk mengubah gaya hidup dan pola makan dengan porsi seimbang untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda, bukan hanya keinginan tubuh semata.

Porsi makan seimbang untuk mendukung diet sehat

Apakah porsi itu penting dalam usaha untuk menurunkan berat badan? Porsi bahan makanan yang dikonsumsi penting dan vital untuk mendukung pola makan seimbang, termasuk dalam usaha menurunkan berat badan. Akan tetapi, banyak orang yang menganggap bahwa aturan porsi sudah strict dan tidak dapat diubah. Padahal, dari sudut pandang penelitian, jika menyebut kata porsi, pasti diikuti oleh negosiasi nilai gizi dan kalori sehari-hari yang kita butuhkan. Kebutuhan kalori harian atau angka kecukupan gizi harian seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tinggi badan, berat badan, usia, dan aktivias fisik.

Mengutip dari Hallo Sehat, biasanya pembagian kalori makan dalam sehari yaitu:

  • Sarapan: 20% total kalori
  • Makan siang: 30% total kalori
  • Makan malam: 25% total kalori

Sisanya dialokasikan untuk camilan sehat yang dapat Anda makan di sela-sela ketiga waktu makan utama.

Apa yang mempengaruhi porsi makan harapan kita?

Kebiasaan makan setiap individu akan menentukan ukuran porsi makan harapan kita. Biasanya, di mindset kita sudah tertanam jika belum makan dengan porsi sekian, yaitu porsi yang biasa kita makan, maka kita belum akan merasa kenyang dan puas. Akibatnya, membatasi porsi makan membutuhkan usaha ekstra karena harus mengubah mindset danmeyakinkan diri bahwa dengan pembatasan porsi makan, tubuh kita sudah merasa cukup nutrisi. Konsistensi ukuran porsi makan menjadi kunci utama untuk membantu menyeimbangkan fungsi saluran pencernaan dan mempertahanakan keseimbangan asupan makan.

Mengutip dari WH Foods, beberapa orang yang sedang dalam program diet bahkan berpikiran jika berubah ke pola makan sehat akan membuat mereka kelaparan. Padahal, pola makan seimbang untuk mendukung penurunan berat badan dapat disandingkan dengan makanan enak.

Pembatasan porsi untuk diet sehat bukan untuk menyiksa

Sebenarnya Moms, diet tidak harus menyiksa. Sama seperti pola makan sehat dan seimbang bukanlah sesuatu yang menyiksa. Sebaliknya, aturannya cukup mudah untuk diikuti. Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2014 mengeluarkan Pedoman Gizi Seimbang. Berikut adalah panduan piring makan untuk memperoleh gizi seimbang yang dapat membantu mensukseskan program diet Anda:

  • Makanan pokok: Isi 1/3 bagian piring dengan makanan pokok sumber karbohidrat. Usahakan untuk memilih sumber karbohidrat kompleks seperti beras coklat, beras merah, atau beras hitam untuk membuat Anda kenyang lebih lama. Jika Anda bosan dengan nasi, pilihan lain untuk memenuhi bagian piring makanan pokok yaitu mie, ubi, singkong, sagu, dan sebagainya. Tentunya, mie yang dipilih bukan berupa mie instan, ya.
  • Sayur-sayuran: Sama seperti porsi makanan pokok, isi 1/3 bagian piring dengan sayur, Jumlah minimal porsi sayur yang dianjurkan untuk dikonsumsi yaitu 250 gram dalam sehari.
  • Buah-buahan: Porsi buah yaitu 1/5 bagian piring Anda. Batas minimal konsumsi buah harian untuk mencukupi gizi yang dibutuhkan tubuh yaitu 150 gram.
  • Lauk-pauk: Isi bagian sisa dalam piring Anda dengan lauk-pauk. Lauk-pauk merupakan sumber utama protein bagi tubuh. Pilihan lauk-pauk bisa berasal dari proteinnabati maupun hewani. Protein nabati yang dapat menjadi pilihan Anda yaitu tempe dan tahu, sedangkan sumber protein hewani yang dapat Anda pilih bisa berupa ikan dan daging. Jika Anda mengkonsumsi daging, batasi konsumsinya untuk mencegah risiko kolesterol tinggi.

Selain makanan utama di atas, Anda dapat menambahkan camilan kaya nutrisi dan mengenyangkan. Siapa bilang diet berarti absen ngemil? Anda tetap boleh ngemil, hanya saja diganti dengan opsi yang lebih sehat dan tetap enak seperti kacang (berbagai jenis kacang) atau bahkan buah dan sayuran.

Ingat, kesuksesan diet juga ditentukan oleh gaya hidup

Gaya hidup sehat memiliki peranan vital dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk untuk mendukung kesuksesan program diet sehat Anda. Rutin berolahraga, menjauhi kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol, serta membatasi konsumsi garam, gula, dan lemak menjadi pilar gaya hidup sehat untuk membantu mensukseskan program diet. Mulai ubah pola pikir untuk mengubah diet menjadi perubahan gaya hidup jangka panjang dapat membantu Anda untuk lebih sabar dan konsisten membuat perubahan positif pada tubuh Anda.

Ukuran porsi menuntut kita untuk lebih bijak dan memahami seberapa besar jumlah makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, sudah siap untuk memulai diet sehat?

 

KASUS POSITIF DAN KEMATIAN AKIBAT COVID-19 MELONJAK, JAKARTA PSBB TOTAL

KASUS POSITIF DAN KEMATIAN AKIBAT COVID-19 MELONJAK, JAKARTA PSBB TOTAL

Masa pandemik Covid-19 di Indonesia tak juga usai, justru mengalami peningkatan di beberapa daerah. Status blacklist Indonesia oleh setidaknya 59 negara yang mulai berlaku sejak hari Senin, 07 September 2020 kemarin menyebabkan warga negara Indonesia tidak dapat berkunjung ke negara- negara tersebut. Banyak negara menilai Pemerintah Indonesia tidak serius dan tegas dalam menangani pandemi Covid-19. Bahkan, penanganan Covid-19 di Indonesia dinilai terburuk ke- 4 di dunia.

Hal tersebut tentu saja membuat kepercayaan negara- negara lain terhadap Indonesia dalam hal penaganan Covid-19 juga menurun hingga mencanangkan keputusan blacklist. Dilansir dari Kompas.com, data pada 6 September 2020 menunjukkan bahwa daerah berstatus zona merah meningkat dari angka 65 menjadi 70 kabupaten/ kota, sedangkan zona oranye meningkat dari 230 menjadi 267 kabupaten/ kota. Status blacklist ini tentunya juga akan berimbas pada penurunan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Keputusan Pemerintah Daerah agar Jakarta PSBB total

Salah satu upaya Pemerintah Daerah salah satu provinsi dengan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia, yaitu Provinsi DKI Jakarta, yaitu dengan memutuskan penerapan PSBB total atau PSBB ketat. Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta, mengumumkan bahwa penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) total dan ketat di Jakarta akan dimulai pada 14 September 2020. Anies menghimbau warga Jakarta untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan juga beribadah di rumah.

Provinsi DKI Jakarta telah memperpanjang masa PSBB transisi pandemi Covid-19 sejak 28 Agustus hingga 10 September 2020 kemarin. Akan tetapi, karena dalam beberapa pekan terakhir, pantauan kasus Covid-19 mengalami pelonjakan, Pemerintah mengambil keputusan untuk meningkatkan dan mempertegas status PSBB. Tingkat positif Covid-19 di Jakarta cukup mengkhawatirkan, yaitu 13,2% dengan kasus terkonfirmasi positif mencapai 6,9%. Angka tersebut dinilai tinggi jika membandingkan dengan kapasitas tenaga medis dan rumah sakit yang mampu menampung dan mengani pasien Covid-19.

Apa saja kemungkinan dampak Jakarta PSBB total?

Setelah kembali bekerja di kantor selama beberapa bulan, para karyawan beberapa perkantoran kembali harus bekerja dari rumah (work from home). Institusi pendidikan pun beralih ke metode belajar dari rumah.

Selain itu, beberapa gedung perkantoran pun tidak diizinkan untuk beroperasi. Semua perkantoran non-esensial akan mewajibkan untuk bekerja dari rumah (work from home). Kantor yang tetap beroperasi harus menerapkan jaga jarak secara ketat, pelonggaran jam kerja, mengadakan rapat, pengukuran suhu tubuh secara rutin. Ada 11 jenis usaha yang masih diperbolehkan buka selama masa PSBB total Jakarta yaitu BUMN dan BUMD di sektor kesehatan, logistik, energi, keuangan, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, komunikasi dan teknologi informasi, juga usaha bahan pangan.

Sektor ekonomi akan terpengaruh oleh keputusan PSBB total. Pusat perbelanjaan seperti mal tetap buka, tetapi hanya untuk toko- toko kebutuhan pokok, taman kota ditutup. PSBB total akan membatasi pergerakan ekonomi, khususnya pasar tradisional.

Melansir dari Kompas.com, tiga menteri yang berhubungan dengan sektor perekonomian di Indonesia mengkritisi keputusan PSBB total di DKI Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan status PSBB DKI Jakarta berimbas pada penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG). Menurutnya, kondisi perekonomian di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fundamental, tetapi kepercayaan publik terhadap Pemerintah pun memainkan peran penting.

Dalam hal distribusi barang, Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto mengungkapkan bahwa untuk menjaga perekonomian dengan tidak meningkatkan angka PHK yaitu dengan memudahkan akses distribusi. Hal tersebut tentunya memerlukan kerjasama berbagai pihak.

Selain itu, kinerja sektor manufaktur pun akan terdampak keputusan PSBB total di DKI Jakarta. Sektor manufaktur menjadi salah satu penyumbang devisa negara.

Menghadapi keputusan Jakarta PSBB total

Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh Pemerintah saat rencana PSBB total di Jakarta diterapkan adalah menjamin kebutuhan pokok masyarakat. Membangun kepercayaan publik terhadap Pemerintah setelah Indonesia mendapat sorotan banyak negara membutuhkan strategi yang matang dan kerjasama berbagai pihak. Kerjasama antara pihak Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat, transparansi data Covid-19 kepada publik, dan dukungan penuh masyarakat dalam mematuhi protokol Covid-19 diharapkan dapat membantu menurunkan tingkat kasus Covid-19 di Indonesia.

BINGUNG MASAK SARAPAN APA? NASI UDUK BERAS MERAH SAJA

BINGUNG MASAK SARAPAN APA? NASI UDUK BERAS MERAH SAJA

Menu makanan nasi uduk adalah sajian masakan popular di Indonesia untuk berbagai kalangan dan usia. Siapa yang tak kenal nasi uduk? Nasi dengan citarasa khas nusantara yang gurih ini banyak dijadikan pilihan menu sarapan. Nasi uduk adalah masakan khas Jakarta yang umumnya terbuat dari bahan baku nasi putih dicampur santan dan rempah seperti pala, kayu manis, jahe, serai, dan merica lalu diaron dan dikukus.

Namun, Moms, kali ini Eka Farm akan berbagi resep nasi uduk yang lebih bergizi dan tidak kalah enak dari nasi uduk biasanya. Rahasianya? Ganti bahan baku nasi uduk dari yang semula adalah beras putih menjadi beras merah. Beras merah mengandung nutrisi serealia utuh (whole grain) yang lebih rendah kalori dan kaya nutrisi daripada beras putih. Beras merah kaya akan antioksidan, vitamin B kompleks, zat besi, magnesium, dan berbagai mineral lain. Selain itu, kandungan serat dalam beras merah pun lebih tinggi dibandingkan beras putih karena beras merah hanya melalui proses pengelupasan kulit terluar dan masih mengandung lapisan dedak serta germ.

Bagaimana cara membuat nasi uduk beras merah? Jangan takut ribet. Anda memiliki 2 opsi metode memasak nasi uduk beras merah, yaitu dengan cara memasak tradisional atau menggunakan rice cooker. Tentu saja opsi memasak tradisional akan menghasilkan nasi uduk yang lebih nikmat daripada nasi uduk rice cooker, tetapi bukan berarti nasi uduk rice cooker bisa dipandang sebelah mata. Di zaman serba cepat dan instan ini, inovasi kreasi masakan dengan rice cooker makin banyak diminati masyarakat. Rasa dan tekstur nasi uduk beras merah rice cooker pun tidak akan berbeda jauh dengan cara memasak tradisional. Langsung saja kita intip resep nasi uduk beras merah, yuk Moms.

Resep nasi uduk beras merah

Bahan Nasi Uduk

  • 300 gr beras merah , cuci bersih
  • 200 ml santan kelapa kental
  • 350 ml air
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 5 cm lengkuas
  • Secukupnya Garam

Bahan ayam lengkuas:

  • 1/2 ekor (±400 gr) ayam, potong 4
  • 125 g lengkuas, parut kasar
  • 1 sdm air asam jawa
  • 300 ml air
  • 3 lembar daun salam
  • 2 batang serai
  • 2 sdt kaldu bubuk
  • 3 sdm minyak
  • 500 ml minyak, untuk menggoreng

Bahan bumbu halus:

  • 8 buah bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri, sangrai
  • 1 sdm kunyit bubuk
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdt garam

Bahan Kering tempe

  • 100 gr tempe potong korek api
  • 50 gr kacang tanah goreng
  • 4 siung bawang merah (haluskan)
  • 2 siung bawang putih (haluskan)
  • 1 sdt air asam jawa
  • 2 sdm kecap manis
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdm gula pasir
  • 20 ml air
  • 2 buah cabe keriting iris tipis

Cara memasak nasi uduk beras merah dengan rice cooker cukup simpel. Anda hanya perlu merebus santan, daun salam, serai, lengkuas, dan garam ke dalam rice cooker. Masak hingga mendidih. Kemudian masukkan beras merah yang telah dicuci bersih. Masak lagi hingga nasi matang. Mudah bukan, Moms? Yuk, coba resep nasi uduk beras merah ini.

 

9 TIPS RAHASIA UMUR PANJANG, CIPTAKAN ZONA BIRU ANDA!

9 TIPS RAHASIA UMUR PANJANG, CIPTAKAN ZONA BIRU ANDA!

Umur panjang adalah salah satu hal yang banyak diidamkan orang. Tidak hanya mencapai angka dengan jumlah banyak, akan tetapi juga umur yang berkualitas. Seorang penulis buku dan juga bagian dari tim National Geography, Dan Buettner bersama banyak ahli mempelajari rahasia hidup sehat orang-orang tertua di dunia. Dan menulis buku berjudul “The Blue Zones: Rahasia Hidup Sehat Orang-Orang Tertua di Dunia” (terjemahan Indonesia). Bukunya pun laris terjual dan berhasil menyabet New York Times Bestseller. Dalam bukunya, Dan bersama ahli demografi, ahli medis, serta jurnalis menyelidiki gaya hidup, karakteristik, kebiasaan, pola pikir, kehidupan sosial, cara melepaskan stress, tradisi dan budaya, dan faktor-faktor lainnya di wilayah Zona Biru.

Apa itu Zona Biru?

Zona biru adalah wilayah yang secara demografis, proporsi penduduk berusia di 90 tahun – >100 tahun lebih besar daripada populasi keseluruhan. Menurut banyak kajian ilmiah, hanya  genetika hanya memerankan 25% porsi dalam menentukan angka harapan hidup seseorang, sedangkan sisanya, 75% ditentukan oleh faktor gaya hidup serta berbagai keputusan yang kita ambil setiap harinya.

Moms, pasti sudah sangat terbiasa dengan berbagai iklan produk kecantikan tentang anti-aging products. Produk-produk yang mengklaim dapat memperlambat penuaan dini. Namun, seorang ahli demografi, S. Jay Olshanky dan lebih dari 50 pakar terkenal di dunia dalam bidang umur panjang mengemukakan pernyataan yang harus digarisbawahi. “Tidak ada perubahan gaya hidup, prosedur operasi, vitamin, antioksidan, hormon atau teknik rekayasa genetika yang dapat mempengaruhi proses penuaan.” Faktanya, penuaan tidak bisa dicegah dan diperlambat. Kita hanya dapat memastikan untuk tidak mempercepat proses penuaan sebelum waktunya.

Jadi, Moms, proses penuaan itu alamiah sehingga mulai buang jauh-jauh pikiran tentang berbagai produk anti penuaan. Hal yang sudah terbukti secara ilmiah mampu menambah usia berkualitas dalam hidup Anda adalah dengan mencoba gaya hidup para centenarian (orang berumur lebih dari 1 abad) di Zona Biru.

Empat wilayah Zona Biru yang didatangi dan diselidiki oleh Dan Buettner yaitu Sardinia di Italia, Okinawa di Jepang, beberapa tempat di Amerika Serikat, dan Costa Rica. Dari hasil wawancara dan observasi kehidupan sehari-hari para centenarian di Zona Biru tersebut, Dan merangkum tips yang dapat kita coba untuk membuat tidak semata umur lebih panjang, tetapi juga hidup sehat dan berkualitas.

Ciptakan Zona Biru Anda

Moms, dari berbagai wilayah Zona Biru, tentunya gaya hidup, karakteristik, tradisi dan budaya para centenariannya juga berbeda-beda. Tidak harus melakukan semuanya, cukup beberapa yang nyaman untuk Anda. Kuncinya: konsisten, rutin, dan nikmati, bukan sebagai pengekang ataupun pembatas bagi hidup Anda.

1. Ubah hidup menjadi lebih aktif. Rutin lakukan aktivitas fisik

Olahraga ringan atau aktivitas fisik yang dilakukan rutin setiap hari terbukti dapat membantu memperbaiki kualitas hidup Anda. Mulai dengan hal-hal yang ringan, misalnya biasakan jalan kaki beberapa menit sehari. Atau, jika untuk menuju suatu tempat terdekat, biasanya Anda menggunakan kendaraan, coba ganti dengan berjalan kaki atau bersepeda. Olahraga tersebut dapat memperkuat tulang dan jantung serta dapat merelaksasi pikiran. Berkebun, seperti yang dilakukan oleh orang-orang di Zona Biru Okinawa juga dapat menjadi pilihan aktivitas fisik yang menyenangkan sekaligus menguntungkan.  Ubah aktivitas menjadi rutinitas hidup, ini merupakan salah satu kunci mengubah gaya hidup.

2. Hara hachi bu, berhenti makan sebelum kenyang sepenuhnya

Pelajaran ini didapat dari Okinawa, yang menerapkan prinsip pengingat waktu berhenti makan. Saat perut sudah terisi 80%, sebaiknya kita berhenti mengkonsumsi makanan. Hal ini serupa dengan orang Sardinia yang menerapkan diet rendah lemak. Saat Anda makan, usahakan untuk fokus makan dan tidak disambi dengan kegiatan lain, misalkan nonton tv. Pilih juga kandungan gizi yang utuh untuk menjadi konsumsi Anda sehari-hari.

3. Utamakan sayuran

Kacang-kacangan, serealia utuh, serta sayuran merupakan menu sehari-hari bagi orang-orang di Zona Biru. Tentu saja Anda dapat memakan daging, tetapi batasi konsumsinya, yaitu maksimal 2 kali dalam seminggu.

4. Tentukan tujuan hidup Anda

Orang Okinawa menyebutnya sebagai Ikigai, memaknai mengapa mereka harus bangun pagi, sedangkan orang di Nicoya, Costa Rica menyebutnya dengan plan de vida. Sebuah penelitian selama 11 tahun dengan responden orang berumur 65-92 tahun dengan kondisi masih bugar dan sehat menyebutkan hasil bahwa mereka memiliki tujuan hidup yang jelas. Tujuan ini menggerakkan mereka untuk bangun pagi, untuk membuat perbedaan setiap harinya.

Jika Anda bingung harus memulai mencari tujuan darimana, mulailah mencari tujuan hidup sederhana, dari hal-hal di sekitar Anda, misalkan melihat anak dan cucu tumbuh sehat. Cara lain yaitu tujuan bisa muncul dari hobi atau pekerjaan Anda. Selain itu, mencoba hal baru pun penting dilakukan untuk melatih otak dan memberikan tantangan tersendiri untuk Anda.

5. Luangkan waktu untuk relaksasi dan beristirahat

Melepaskan kepenatan dan stress merupakan suatu aktivitas yang wajib Anda masukkan dalam daftar cara membuat hidup berkualitas dan berumur panjang. Cara yang dapat dilakukan untuk relaksasi dan beristirahat misalkan dengan melakukan hal yang Anda sukai. Membuat waktu khusus untuk ngobrol dengan diri sendiri, istilah lainnya me time. Di samping itu, jadwalkan waktu-waktu tertentu untuk menjauhkan diri Anda dari kebisingan barang-barang elektronik dan fokus untuk beristirahat.

6. Ambil bagian dalam suatu komunitas

Komunitas yang dapat Anda pilih misalnya komunitas keagamaan, ambil bagian dari organisasi di lingkungan rumah, atau menjadi sukarelawan dalam berbagai kegiatan sosial.

7. Buat keluarga jadi prioritas

Salah satu rahasia umur panjang dan sehat orang-orang di wilayah Zona Biru yaitu kedekatan dengan keluarga mereka. Sebuah penelitian dalam program Successful Aging yang dilakukan selama 7 tahun dengan responden lansia berusia 70-75 tahun mengungkapkan hasil bahwa lansia yang tinggal dengan keluarganya memiliki mental yang lebih sehat dan kemampuan bersosialisasi yang lebih baik.

Bagaimana memulainya? Coba untuk selalu meluangkan waktu-waktu khusus untuk menanyakan kabar anggota keluarga Anda, bercanda, dan bangun ikatan yang kuat. Hargai apa yang satu sama lain lakukan dan beri apresiasi dalam keluarga untuk menjaga keharmonisan dalam keluarga.

8. Pilih lingkaran sosial yang tepat

Memiliki sistem pendukung atau support system merupakan salah satu kunci umur panjang dan sehat para centenarian. Dalam lingkaran sosial tersebut, para anggotanya membangun ikatan erat satu sama lain sehingga tercipta lingkungan dimana mereka dapat mengutrakan keluh kesah ataupun berbagi kebahagiaan , kemarahan, bercanda, serta tolong menolong satu sama lain. Dalam lingkaran sosial, kita dapat berekspresi tanpa kekangan, dapat menjadi vulnerable tanpa dihakimi, dan dapat membantu orang yang kita sayangi.

Pada akhirnya Moms, memang umur kita ada dalam keputusan Yang Maha Kuasa, tetapi apa salahnya mencoba mengoptimalkan usia kita dan membuatnya berkualitas?