BAGAIMANA CARA MINUM AIR 2 LITER SEHARI?

BAGAIMANA CARA MINUM AIR 2 LITER SEHARI?

Sama seperti sebagian besar bagian Bumi yang tersusun oleh air, begitu juga tubuh kita. Sekitar 60- 75% komposisi tubuh manusia tersusun oleh air. Air adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan. Mengutip dari Kompas, Perdana Samekto, seorang ahli gizi Universitas Gadjah Mada mengatakan bahwa manusia bisa bertahan tanpa makan hingga 3 minggu, sedangkan hanya dapat bertahan tanpa minum air selama 4-7 hari.

Air membantu menjaga fungsi dan kesehatan jantung, pengaturan berat badan, aktivitas fisik, dan fungsi otak. Air juga akan membantu mengatur suhu tubuh, mengangkut dan mengedarkan nutrisi di dalam tubuh. Kekurangan air atau dehidrasi dapat memicu beberapa gangguan kesehatan seperti pusing, mudah lelah, konstipasi, hingga beberapa macam penyakit kronis.

Minum air putih yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi

Selama beraktivitas, manusia kehilangan air dalam tubuhnya, baik dikeluarkan dalam bentuk keringat atau urin. Jika aktivitas Anda sehari- hari padat dan banyak bergerak, di daerah yang panas dan kering, potensi dehidrasi juga akan menjadi lebih tinggi. Maka dari itu, minum air putih yang cukup adalah sesuatu yang krusial dan harus tercukupi setiap harinya. Kekurangan minum air atau dehidrasi dapat menyebabkan Moms merasa pusing, mudah lelah, merasa ingin muntah, wajah pucat, dan merasa tidak memiliki energi yang cukup. Dehidrasi kronis dapat menjadi salah satu penyebab obesitas, diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular.

Seberapa banyak air yang harus diminum setiap harinya?

Mengacu pada rekomendasi The U.S. National Academies of Sciences, Engineering and Medicine menyebutkan kebutuhan air minum harian wanita yaitu sekitar 2,7 liter (sekitar 11,5 cangkir) dalam sehari. Sedangkan, kebutuhan air minum harian laki- laki yaitu sekitar 3,7 liter (sekitar 15,5 cangkir) dalam sehari.

Minum air yang cukup juga dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mengontrol rasa lapar sekaligus berat badan. Sebuah penelitian mengemukakan hasil bahwa orang yang minum air 500 ml sebelum makan turun berat badan hingga 44% dalam kurun waktu 12 minggu.

Bagaimana cara minum air 2 liter sehari?

Sebuah penelitian mengungkapkan hasil bahwa minum air sebanyak 2 liter sehari dapat membantu meningkatkan pemakaian energi hingga 23 kalori. Kondisi tersebut disebabkan oleh efek termogenik/ respon panas tubuh serta metabolisme yang lebih cepat saat kita cukup minum air.

Jadi, Moms, saat Anda sedang menjalani program penurunan berat badan atau diet, memastikan untuk selalu cukup minum air adalah sesuatu yang harus menjadi fokus Anda. Selain dapat membantu memperlancar perjalanan program penurunan berat badan, minum air yang cukup pun akan membantu kerja sel, jaringan, dan organ tubuh.

Kemudian, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara minum air 2 liter sehari?

  1. Mencari botol air minum bervolume 2 L

Moms, kalau Anda adalah salah satu orang yang tidak tahan melihat barang- barang lucu, belilah botol minum lucu bervolume 2 liter. Isilah botol minum tersebut dengan air putih hingga penuh setiap harinya. Mungkin cara ini akan mendorong Anda untuk disiplin meneguk air dan menghabiskannya. Selain itu, cara ini juga akan memudahkan Anda dalam men-track sudah seberapa banyak air yang Anda minum dalam satu hari.

  1. Bagi- bagi waktu minum

Membangun kebiasaan untuk membagi- bagi waktu minum menjadi beberapa kali dalam sehari akan membuat volume 2 liter tidak terasa banyak. Anda bisa membagi waktu minum sebagai berikut:

  • Setelah bangun tidur
  • Sebelum mandi
  • 30 menit sebelum makan pagi, siang, atau malam
  • 2 jam setelah sarapan, makan pagi, atau makan malam
  • Sebelum tidur
  1. Manfaatkan aplikasi pengingat minum air

Anda juga bisa mengandalkan aplikasi untuk membantu mengingatkan minum air putih. Cukup menyediakan space di handphone untuk menginstal aplikasi tersebut, Anda sudah dibantu untuk lebih mudah men-track kebiasaan minum air putih.

Baca juga: 7 WAKTU TERBAIK UNTUK MINUM AIR PUTIH

Tantanglah diri sendiri untuk disiplin menepati komitmen minum air

Jika Moms masih membayangkan volume 2 liter itu terasa banyak, fokuslah pada waktu- waktu minum air yang sudah ditentukan dan disiplinlah untuk menepatinya. Anggaplah target untuk minum air 2 liter sehari sebagai challenge sehingga Anda merasa tertantang untuk mencapainya.

Jangan tunggu haus baru minum, apalagi saat Moms banyak melakukan aktivitas fisik atau berada di daerah yang tandus, kering, dan panas. Buatlah target untuk tidak sampai merasa benar- benar haus seharian dengan cukup minum air. Yuk, bangun kebiasaan cukup minum air 2 liter sehari dalam keluarga Anda pelan- pelan.

MENGAPA BERAT BADAN SUSAH TURUN SEMAKIN BERTAMBAHNYA UMUR?

MENGAPA BERAT BADAN SUSAH TURUN SEMAKIN BERTAMBAHNYA UMUR?

Moms, apakah Anda pernah bertanya- tanya, “Kenapa ya, berat badan susah turun semakin bertambahnya umur?” Kenaikan berat badan saat Anda sudah berumur lebih dari 30 atau 40 tahun adalah sebuah hal yang wajar secara biologis. Agency for Healthcare Research and Quality (AHRC) menyebutkan dalam bukunya, Strategies to Prevent Weight Gain Among Adults bahwa orang dewasa memiliki kecenderungan untuk lebih mudah naik berat badan rata- rata 0,5- 1 kg per tahun.

Problema yang lebih kompleks muncul jika berat badan terus naik dan tidak dapat direm. Jika kenaikan badan tersebut selalu terjadi setiap tahun, maka bukan tidak mungkin obesitas mendera. Obesitas adalah faktor risiko berbagai macam penyakit seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, artritis, beberapa jenis kanker, dan kambuhnya kanker.

Alasan berat badan susah turun semakin bertambahnya umur

Ada banyak hal yang dapat membuat orang susah turun berat badan seiring bertambahnya umur. Beberapa faktor penyebab berat badan susah turun semakin bertambahnya umur yaitu sebagai berikut.

1. Sarkopenia

Semakin umur kita bertambah, kemampuan metabolisme semakin menurun, termasuk kekuatan otot. Jika otot tidak dirawat dan diberi gizi yang cukup, maka sarkopenia berpotensi untuk menjadi salah satu penyebab berat badan sulit turun.

Apa itu sarkopenia?

Mengutip dari WebMD, mulai dari manusia lahir hingga mencapai umur sekitar 30 tahun, kekuatan dan massa otot memliki potensi besar untuk bertambah. Akan tetapi, setelah Moms memasuki umur 30 tahun, kondisi fisik dan metabolisme tubuh memang akan menurun. Hal ini juga berefek pada kehilangan massa otot. Kehilangan massa otot yang disebabkan oleh usia tua inilah yang disebut dengan istilah sarkopenia.

Lalu, apa hubungannya antara sarkopenia dan susah turun berat badan?

Jadi begini, Moms. Kehilangan massa dan kekuatan otot juga akan berpengaruh terhadap kemampuan tubuh untuk mencerna makanan, termasuk lemak. Bagaimana cara mencegah sarkopenia? Bergeraklah dan gunakan otot Anda. Olahraga latihan beban setidaknya 2- 3 kali dalam seminggu.

2. Gaya hidup yang sedenter

Pemakaian energi harian berkurang semakin bertambahnya usia. Hal ini akan memicu gaya hidup sedenter alias gaya hidup yang cenderung pasif. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam The Journals of Gerontology oleh W.J. Evans, orang- orang yang memiliki gaya hidup sedenter (misal, pekerjaannya desk job atau memang gaya hidupnya tidak membutuhkan banyak pergerakan tubuh), penentu utama pemakaian energi yaitu massa bebas lemak. Massa tubuh yang bebas lemak ini akan menurun sekitar 15% sejak umur 30- 80 tahun. Akibatnya, metabolisme pada orang lanjut usia pun tidak sebaik dan seoptimal saat mereka masih berumur 20- an.

Seorang physician spesialis obesitas, Craig Primack, MD., mengatakan bahwa potensi obesitas memang akan meningkat ketika seseorang berada pada umur 40- 59 tahun. Kemudian perlahan menurun saat usia seseorang 60 tahun.

3. Perubahan hormonal seiring pertambahan usia

Saat Anda memasuki masa menopause (sekitar usia 45- 55 tahun), hormon estrogen akan menurun secara signifikan. Hormon estrogen yang menurun drastis ini akan memicu penumpukan lemak di sekitar perut. Mengutip dari Everyday Health, Dr. Griebeler mengungkapkan bahwa perubahan penyimpanan lemak dalam tubuh akan berakibat pada kenaikan berat badan yang semakin terasa dan terlihat. Kenaikan berat badan yang semakin terlihat ini dapat meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe- 2.

Sama dengan perempuan yang mengalami penurunan drastis hormon estrogen saat memasuki masa menopause, pria juga mengalami penurunan drastis testosteron semakin bertambahnya usia. Penelitian yang dilakukan oleh Harvard Health menyebutkan bahwa hormon testosteron pada pria akan menurun perlahan sekitar 1-2% setiap tahunnya sejak mereka berusia sekitar 40 tahun.

Selain kedua hormon tersebut, hormon pertumbuhan atau growth hormone juga semakin menurun seiring bertambahnya usia. Salah satu fungsi hormon ini yaitu menjaga massa otot. Saat hormon ini menurun, otomatis tubuh Anda pun membutuhkan kerja lebih keras untuk menjaga massa otot.

Saat Anda tidak aktif bergerak, terus- terusan mager, maka potensi kehilangan massa otot saat memasuki usia 30 tahun yaitu 3-5% setip dekadenya. Akan tetapi, saat bergerak aktif pun Anda tetap akan mengalami kehilangan massa otot hingga kadar tertentu.

4. Persen lemak dalam tubuh bertambah

Saat Anda sering gonta- ganti pola diet atau mengabaikan pola dan jenis makanan sehari- hari, maka potensi lemak untuk susah hilang pun besar. Alih- alih lemak yang hilang, justru massa otot yang berkurang. Mengurangi lemak jelas jauh lebih sulit daripada mengurangi massa otot atau air dalam kurun waktu semalam. Akibatnya, berat badan rawan naik jika tidak segera memutuskan untuk membuat perubahan gaya hidup atau berkonsultasi dengan dokter.

Jangan kehilangan harapan untuk punya berat ideal saat usia lanjut

Pernah melihat lansia, tetapi masih bisa yoga, masih lentur, badannya masih ideal, masih berenergi? Tidak semua lansia akan mengalami kenaikan berat badan seiring bertambahnya usia. Pilihan diet alias jenis dan pola makan dan aktivitas fisik menjadi 2 faktor yang memainkan peran utama dalam menjaga massa dan kekuatan otot serta metabolisme tubuh. Selain itu, Ahli gizi, Bonnie Taub- Dix dari American Dietetic Association mengungkapkan bahwa mengurangi kalori harian sebesar 100 kalori dapat membantu mengontrol berat badan.

Beras Diet Organik dari Eka Farm juga dapat menjadi pilihan diet sehat dan berkelanjutan. Beras Diet Organik terbuat dari beras putih premium dan beras merah organik sehingga rasa nasinya enak dan tidak begitu berbeda dengan nasi yang sehari- hari dikonsumsi.

Kelebihannya? Kelebihannya yaitu Beras Diet Organik bebas dari bahan kimia seperti pestisida dan pupuk kimia serta lebih padat gizi. Jadi, Beras Diet Organik bisa menjadi salah satu investasi kesehatan Anda di masa tua. Yuk, cek katalog Eka Farm dan pesan sekarang, Moms.

 

 

 

DIET JANGKA PENDEK VS DIET JANGKA PANJANG

DIET JANGKA PENDEK VS DIET JANGKA PANJANG

Coba Moms ketik kata diet dalam mesin pencarian Google. Pasti banyak program yang menawarkan diet seminggu turun berat badan beberapa kilo. Banyak juga program- program lain yang menjanjikan Anda bisa turun berat badan bahkan hingga belasan kilo hanya dalam waktu singkat. Beberapa program juga diikuti embel- embel “tanpa olahraga”. Namun, seberapa sehatkah diet jangka pendek?

Permasalahan dengan diet jangka pendek

Diet jangka pendek biasanya hanya memiliki patokan angka timbangan saja. Semakin angka timbangan bergeser ke kiri, anggapannya adalah diet semakin berhasil. Padahal, banyak aspek yang butuh diperhatikan saat seseorang memutuskan untuk menurunkan berat badan atau istilah yang sering dipakai yaitu diet.

Salah satu hal yang menjadi perhatian yaitu kesehatan fisik secara keseluruhan. Disamping itu, aspek lain yang tidak dapat dikesampingkan saat Anda berencana untuk menjalani program penurunan berat badan yaitu kesehatan mental atau psikis.

Strategi diet jangka panjang agar lebih sehat dan konsisten

Suatu penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of The Academy of Nutrition and Dietetics, menyebutkan strategi alternatif yang lebih baik untuk menurunkan berat badan adalah dengan fokus pada merubah kebiasaan/ tingkah makan. Kebiasaan makan yang sehat (healthy eating behavior) ini tentunya adalah strategi diet jangka panjang yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan menjadikannya sebuah kebiasaan.

Partisipan penelitian yaitu 481 wanita gemuk atau obesitas yang sudah menopause. Kebiasaan makan sehat yang berhasil untuk menurunkan berat badan selama 6 bulan yaitu dengan mengurangi dessert atau hidangan penutup, minuman manis, gorengan, serta meningkatkan konsumsi ikan. Setelah 48 bulan, kebiasaan makan sehat yang berkaitan dengan penurunan berat badan juga tetap dengan cara mengurangi dessert (hidangan penutup), minuman manis, dan daging/ keju. Selain itu, partisipan juga meningkatkan konsumsi buah dan sayur hingga 4- 5 porsi dalam sehari. Memperbanyak makan buah dan sayur serta mengurangi daging/ keju dapat membantu menurunkan berat badan dengan stabil.

Semua partisipan dianjurkan untuk mengikuti rekomendasi aktivitas fisik Pemerintah Amerika Serikat, yaitu aktivitas fisik berupa aerobik intensitas sedang dengan durasi 2,5 jam setiap minggunya. Akan tetapi, faktor aktivitas fisik memang belum diperhitungkan dalam model kurva penelitian ini karena aktivitas fisik tersebut baru dilakukan bertahap pada 6 bulan awal.

Diet jangka pendek vs diet jangka panjang

Diet jangka pendek mungkin menjanjikan penurunan berat badan yang lebih menggiurkan, hingga 2- 3 kg hanya dengan seminggu. Mengutip dari SkinnyMs., penurunan berat badan yang drastis dalam jangka waktu relatif pendek tersebut hanya mengeluarkan sampah- sampah dalam sistem pencernaan. Jika sampah tersebut sudah habis, maka berat badan pun akan sulit untuk konsisten berada dalam titik ideal. Oleh karenanya, diet jangka pendek yang tidak mempertimbangkan keseluruhan sistem biologis tubuh memang tidak dianjurkan oleh para ahli kesehatan.

Salah satu strategi diet jangka panjang yaitu dengan membatasi asupan energi harian (yang terhitung dalam satuan kalori). Kurangi kalori harian yang Anda konsumsi sebanyak 500 kalori sehari. Jangan lupa, isi juga kegiatan harian Anda dengan bergerak.

Baca juga: Olahraga untuk Mengecilkan Perut, Wajib Dicoba

Diet jangka pendek kerap abai terhadap kepadatan gizi

Kekurangan gizi dalam makanan saat menjalani program diet dapat menyebabkan Anda ngemil terus atau kalap makan. Selain itu, hal yang lebih buruknya, sistem imunitas melemah dan Anda mudah terserang penyakit. Vitamin dan mineral yang terkandung dalam berbagai menu makanan memang sudah sepatutnya tetap dikonsumsi saat Anda diet. Justru, diet yang baik atau diet jangka panjang akan membuat tubuh Anda lebih nourished dan lebih berenergi.

Dalam sebuah penelitian oleh Mays (1995) pada subyek nutrisi militer, pengurangan nutrisi ≤50% per hari akan mempengaruhi fungsi kognitif, khususnya jika dikombinasikan dengan olahraga yang dipaksa dan kurang tidur.

Selain itu, diet yang mengabaikan kepadatan gizi dapat berimbas buruk pada otot. Otot membutuhkan vitamin, mineral, dan dilatih bergerak secara rutin agar tetap berfungsi optimal. Mengutip dari alodokter, diet untuk menurunkan berat badan yang sehat yaitu turun 0,5- 1 kg dalam kurun waktu 1 minggu.

So, Moms, pastikan Anda memenuhi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral harian saat menjalani program diet. Selain itu, pilihlah sumber protein yang rendah lemak, batasi makan produk olahan susu dan daging. Daripada selalu membandingkan angka timbangan setiap hari, bandingkanlah berat badan rata- rata Anda. Misal, bandingkan antar minggu atau setiap bulannya. Selain hasilnya lebih representatif, fokus Anda pun akan bergeser pada diet jangka panjang.

Baca juga:PORSI MAKAN SEIMBANG UNTUK DIET SEHAT

Yuk, coba Beras Diet Organik dari Eka Farm yang sudah menjadi best seller kepercayaan para pelanggan. Selain aman dari bahan kimia, Beras Diet juga padat gizi sehingga kebutuhan gizi saat program diet pun tetap terpenuhi.

Diet terbaik adalah diet jangka panjang yang dapat dipertahankan seumur hidup. Kita pun merasa enjoy dan tidak lagi merasakan hal tersebut “diet” seiring berjalannya waktu. Jadi, kapan mau mulai diet bersama Beras Diet Organik Eka Farm, Moms?

 

 

 

 

APAKAH PENDERITA DIABETES TETAP BISA MAKAN MIE INSTAN?

APAKAH PENDERITA DIABETES TETAP BISA MAKAN MIE INSTAN?

Siapa tak suka mie instan? Mie instan adalah salah satu andalan kuliner instan dari Indonesia. Para Elf (fans Super Junior, grup boy band dari Korea Selatan) mungkin masih ingat saat beberapa anggota Super Junior lahap makan mie instan salah satu brand kenamaan Indonesia, hingga memborong berkardus- kardus mie instan Indonesia ke negeri ginseng. Rasa mie instan yang bikin ketagihan dan selalu berinovasi dengan rasa dan tekstur membuatnya tak lekang dimakan zaman. Harga mie instan yang relatif murah pun menjadi daya tarik tersendiri bagi semua jenis mie instan. Selain itu, mie instan pun mudah didapat, cepat dibuat dan disajikan, serta mengenyangkan.

Akan tetapi, bagaimana dengan para penderita diabetes? Penyakit tidak menular satu ini memang memerlukan treatment khusus, termasuk mengatur pola makan, diet, dan gaya hidup. Salah satu anjuran yang kerap diberikan pada penderita diabetes adalah untuk menghindari makanan tinggi karbohidrat sederhana, seperti mie instan.

Apakah penderita diabetes tetap bisa makan mie instan?

Makanan mengandung banyak gizi, bukan hanya karbohidrat. Saat Anda makan, termasuk makan mie instan, terkadang Anda makan dengan telur, sayur phok coy, dll. Makanan- makanan pendamping mie instan tersebut akan menentukan seberapa besar pengaruh mie instan menaikkan gula darah Anda.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Korea Selatan (negara pemakan mie instan terbanyak di dunia) terhadap 10.711 orang dewasa menunjukkan hasil bahwa ada hubungan antara konsumsi mie instan berlebih dengan risiko sindrom metabolik. Perempuan yang mengonsumsi mie instan minimal 2 kali seminggu memiliki risiko sindrom metabolik 68%  lebih tinggi.

Apa itu sindrom metabolik? Sindrom metabolik (metabolic syndrome) adalah sekumpulan gangguan metabolisme yang terjadi secara bersamaan dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Beberapa sindrom metabolik yaitu tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, lingkar pinggang berlebih, kadar kolesterol tinggi.

Kandungan MSG (monosodium glutamat) atau penguat rasa yang hampir selalu ada pada setiap komposisi mie instan juga dapat membawa masalah bagi kesehatan, termasuk untuk penderita diabetes. Beberapa penelitian menyebutkan adanya hubungan antara konsumsi mie instan berlebih dengan kenaikan berat badan, tekanan darah, pusing, dan rasa ingin muntah.

Hati- hati juga dengan kandungan garam

Batas garam (sodium) harian yang ditetapkan oleh Kemenkes RI yaitu 2400 mg atau sekitar 1 sendok teh garam per hari. Banyak mie instan yang memiliki kadar sodium terlampau tinggi. Bahkan, beberapa jenis mie instan memiliki kandungan sodium lebih dari setengah batas konsumsi harian.

Beberapa penelitian menghubungkan kelebihan konsumsi sodium dengan kenaikan tekanan darah. Orang yang sensitif terhadap garam, termasuk penderita diabetes yang sensitif terhadap garam harus lebih memperhatikan asupan sodium harian. Pengurangan garam harian dapat memperkecil risiko penyakit kardiovaskular hingga 30%. Dengan kata lain, mengontrol asupan sodium harian dapat membantu memperkecil komplikasi penderita diabetes.

Mie instan bisa jadi strategi untuk mengurangi anemia, asal tidak berlebih

Mie instan di Indonesia sudah difortifikasi (ditambahkan) oleh vitamin dan mineral, termasuk zat besi. Salah satu penelitian yang meneliti mie instan di Indonesia menyebutkan bahwa konsumsi mie instan yang telah difortifikasi oleh zat besi mengurangi anemia anak.

Tips makan mie instan untuk penderita diabetes

Seorang profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health, Frank Hu, berujar bahwa makan mie instan sah- sah saja. Penderita diaetes tetap bisa makan mie instan, tetapi batasi hanya 1- 2 kali dalam sebulan.

Selain membatasi frekuensi makan mie instan, berikut adalah tips tambahan makan mie instan untuk penderita diabetes:

  1. Jangan tambah karbo lagi

Seringkali, masyarakat Indonesia belum merasa afdol jika makan mie instan tanpa menambahkan nasi. Nasi akan melipatgandakan karbohidrat yang dikonsumsi sehingga kestabilan kadar gula darah Anda akan terancam.

  1. Tambahkan sumber gizi lain

Sebagai topping mie instan, Anda dapat memilih sumber protein seperti dada ayam, seafood, jamur, atau kacang- kacangan seperti almond, kacang mete, biji labu. Moms juga bisa menambahkan sumber vitamin, mineral, dan antioksidan seperti sayur- sayuran.

  1. Pilihlah mie instan dengan kadar sodium yang rendah

Sodium yang berlebihan berpotensi untuk menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

  1. Buat bumbu Anda sendiri

Buatlah bumbu untuk mie instan sendiri. Anda dapat bereksperimen dengan berbagai rempah- rempah dan bumbu dapur. Selain dapat meningkatkan citarasa, rempah dan bumbu dapur juga dapat melindungi dari berbagai macam jenis penyakit karena semua jenis tumbuhan mengandung fitokimia/ fitonutrien. Zat fitokimia/ fitonutrien dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh dengan berbagai cara.

  1. Pilih jenis mie instan yang terbuat dari gizi utuh

Jika memungkinkan, pilihlah mie instan yang terbuat dari bahan selain tepung terigu. Biji- bijian utuh atau mie dari sayur dapat menjadi alternatif mie instan untuk penderita diabetes.

  1. Batasi porsi mie instan

Batasi porsi makan mie instan Anda sekali makan.  Porsi makan mie instan yang berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas serta menyebabkan Anda kekurangan gizi penting bagi tubuh.

Selain tip- tips di atas, American Diabetes Association menganjurkan penderita diabetes untuk mengikuti meal planning diabetes.

Baca juga: SUDAHKAH ANDA TAHU TENTANG MEAL PLAN UNTUK DIABETES?

Intinya Moms, jangan jadikan mie instan makanan utama Anda. Beras diabetes adalah salah satu sumber karbohidrat yang mungkin bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat Anda sekeluarga. Beras Diabetes Organik dari Eka Farm memiliki indeks glikemik yang relatif rendah sehingga lebih bersahabat dengan para penderita diabetes (tanpa komplikasi). Penasaran dengan salah satu beras best seller dari Eka Farm ini? Yuk, langsung cek katalog Eka Farm.

 

 

 

MANFAAT OLAHRAGA UNTUK PENDERITA DIABETES

MANFAAT OLAHRAGA UNTUK PENDERITA DIABETES

Penderita diabetes dilarang olahraga? Tentu saja tidak, Moms. Justru, penderita diabetes dianjurkan untuk berolahraga atau aktif bergerak. Banyak manfaat olahraga yang juga dapat meningkatkan kondisi kesehatan penderita diabetes. Saat Anda sudah menjadi penderita diabetes, bahkan sudah puluhan tahun, dan selalu memimpikan bisa sebugar orang sehat, mulailah untuk mengambil action. Penderita diabetes pun dapat menjadi sebugar orang sehat.

Banyak penelitian yang sudah membuktikan manfaat olahraga untuk penderita diabetes. Tentu saja, agar tubuh bugar dapat dicapat, imbangi olahraga dengan perubahan pola dan diet makanan sesuai kondisi tubuh. Jangan lupa, konsultasikan kondisi kesehatan Anda ke dokter secara rutin.

Manfaat olahraga secara umum

Sebuah review (Thyfault dan Bergouignan, 2020) yang dipublikasikan dalam Springer menyebutkan beberapa manfaat olahraga rutin. Olahraga secara rutin dapat mengurangi risiko gangguan metabolisme yaitu dengan mengaktivasi perubahan metabolisme dalam jaringan otot non-skeletal.

Beberapa manfaat olahraga untuk tubuh:

  • meningkatkan kapasitas aerobik
  • meningkatkan sensitivitas insulin
  • mengontrol glukosa darah
  • meningkatkan kapasitas oksidatif
  • menurunkan lipid dalam tubuh
  • membentu mengontrol berat badan ideal
  • meningkatkan kepadatan tulang
  • menurunkan risiko keparahan penyakit kardiovaskular, hipertensi, depresi, dan kecemasan
  • mengurangi risiko beberapa jenis kanker
  • mengurangi risiko dementia
  • meningkatkan kekuatan, mobilitas, dan angka harapan hidup.

Olahraga untuk meningkatkan sensitivitas insulin

Mengutip dari Diabetologia, olahraga rutin dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan kesehatan metabolisme penderita diabetes tipe- 1 dan tipe- 2.

Baca juga: SEPUTAR DIABETES: FAKTA ATAU MITOS?

Bagaimana cara olahraga rutin dapat meningkatkan sensitvitas insulin? Gemmink dkk menjelaskan bahwa olahraga secara rutin dapat mengubah karakteristik droplet lipid dalam otot (dan organ hati) pada orang yang memiliki masalan dengan resistensi insulin. Sebagai akibatnya, sensitivitas insulin pun meningkat. Selain bermanfaat untuk otot dan hati, olahraga secara rutin juga akan menjaga kesehatan jaringan adiposa, sistem vaskular, dan pankreas.

Resistensi insulin atau ketidakmampuan insulin untuk merangsang pemakaian glukosa secara efektif ke dalam jaringan metabolisme (otot skeletal, adiposa, dan hati) adalah penyebab utama diabetes tipe- 2. Resistensi insulin juga menjadi penyebab utama penurunan kapasitas tubuh untuk menyesuaikan metabolisme sebuah zat.

Manfaat olahraga untuk penderita diabetes

Selain dapat meningkatkan sensitivitas insulin, olahraga juga dapat memperbaiki kontrol glikemik pada penderita diabetes tipe- 2. Olahraga rutin akan membantu mengurangi risiko komplikasi atau masalah metabolisme kronis, termasuk diabetes tipe- 2 dan penyakit hati yang tidak berkaitan dengan alkohol.

Menurut beberapa penelitian, aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki >20 menit setiap hari dapat melindungi orang yang memiliki gangguan toleransi terhadap glukosa dari penyakit diabetes tipe- 2.

Selain itu, banyak juga penelitian yang membuktikan bahwa olahraga dengan intensitas sedang hingga berat selama 150 menit dalam seminggu dapat mengurangi risiko diabetes tipe-2 sebesar 30%.

Olahraga macam apa yang efektif untuk penderita diabetes?

Semua jenis olahraga akan membakar glukosa dan asam lemak secara bersamaan. Selain itu, otot Anda juga akan mengambil beberapa sumber bahan bakar untuk oksidasi dalam waktu yang bersamaan.

Selain itu, menurut Thyfault dan Bergouignan (2020), mengkombinasikan latihan aerobik dan beban/ kekuatan (resisten) dapat meningkatkan sensitivitas insulin sekitar 70%, sedangkan jika hanya melakukan latihan aerobik atau resisten akan meningkatkan sensitivitas insulin hingga 20%.

Para penderita diabetes tipe-2 sudah seharusnya beradaptasi dengan pola training untuk meningkatkan kabugaran dan metabolisme tubuh. Latihan daya tahan (endurance) dapat membantu mencegah kenaikan berat badan dan penyimpanan cadangan lemak akibat terapi insulin yang intensif pada penderita diabetes tipe- 1.

Mengutip dari buku Mastering Diabetes karya Khambatta dan Barbaro, berikut adalah tips olahraga bagi para penderita diabetes.

Tips olahraga untuk penderita diabetes

  • Kombinasikan latihan kardiovaskular (jalan kaki, berenang, zumba, dsb) dengan latihan beban/ kekuatan (body weight training)
  • Sejauh mana Anda dapat berolahraga? Berolahragalah dengan ritme yang menantang Anda saat berbicara dengan orang lain atau menyanyikan lagu favorit Anda.
  • Pilihlah olahraga yang melatih sebanyak mungkin otot Anda, seperti otot paha (quadriceps), kaki bagian belakang (hamstrings), pantat (glutes), core (rectus adominis dan obliques), punggung bagian atas (latissiumus dorsi), dada (pectoralis), bisep, dan pundak (deltoids).

Jadi, walaupun Anda adalah penderita diabetes, jangan berkecil hati dan putus harapan untuk dapat merasakah kualitas hidup seperti orang sehat. Jangan ragu untuk memulai hidup sehat dan berolahraga, serta berkonsultasi dengan dokter Anda.

 

RESEP ROTI PISANG SEHAT YANG COCOK UNTUK DIET

RESEP ROTI PISANG SEHAT YANG COCOK UNTUK DIET

Sedang diet, tetapi ngidam roti Moms? Tenang, Moms. Anda tetap bisa dan boleh merasakan nikmatnya ngemil roti yang bernutrisi dan tetap menyehatkan. Salah satu menu roti sehat yang dapat menjadi variasi camilan diet Anda yaitu roti pisang sehat. Inti dari makanan yang sehat atau real food adalah Anda bukan hanya mendapatkan lezatnya makanan tersebut saat di mulut, tetapi makanan tersebut pun membawa gizi dan manfaat untuk kesehatan, bukan hanya kalori semata.

Mengutip dari The World’s Healthiest Foods, tubuh manusia membutuhkan lebih dari 50 jenis vitamin, mineral, serat, asam lemak, dan asam amino untuk dapat berfungsi secara optimal dan sehat. Maka dari itu Moms, pilihlah atau masaklah makanan yang kaya akan nutrisi. Pilihlah bahan makanan berdasarkan logika, “Apa yang dapat makanan ini berikan pada tubuhku?” Jadi, kegiatan makan bukan lagi hanya untuk memenuhi hasrat ingin kenyang, tetapi untuk memperbaiki atau memulihkan kesehatan tubuh.

Apalagi, Moms, saat ini semakin banyak makanan- makanan instan dan tidak sehat (hanya menyumbang kalori semata tanpa mempertimbangkan nilai gizi), bahkan banyak menambahkan zat aditif. Zat aditif seperti pengawet, penyedap rasa buatan, pewarna buatan, pemanis buatan, dan komposisi lainnya yang tidak alami bukan hanya bernilai kosong, tetapi dapat berisiko menurunkan kualitas kesehatan Anda.

Cara zat aditif menurunkan kualitas kesehatan pun dapat melalui berbagai cara, salah satunya dengan menyebabkan disbiosis atau ketidakseimbangan mikrobiota baik dan buruk dalam usus kita. Selain itu, salah satu masalah yang sudah umum dijumpai adalah sugar craving atau selalu ingin makan makanan manis.

Alat dan bahan yang dibutuhkan pun tidak neko- neko. Anda bahkan bisa membuat resep ini tanpa menggunakan mixer. Apa saja bahan- bahan yang diperlukan untuk membuat roti pisang satu ini?

Baca juga: RAHASIA GIZI DAN MANFAAT PISANG BAGI TUBUH

Roti pisang sehat

Bahan- bahan:

  • 1/3 cup atau 75 gram minyak kelapa
  • 1/2 cup (168 gram) madu atau gula semut
  • 2 butir telur
  • 1 cup (225 gram) atau sekitar 2 pisang matang berukuran besar, lumatkan
  • 1/4 cup susu atau air
  • 1 sdt baking soda
  • 1 sdt ekstrak vanila
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt kayu manis bubuk (tambahkan beberapa untuk taburan di atas adonan)
  • 1 3/4 cup (220 gram) tepung gandum utuh (Anda juga dapat menggunakan oats yang sudah dihaluskan)
  • 1/2 cup irisan pisang untuk menjadi pelengkap isian adonan (opsional)

Langkah memasak:

  1. Panaskan oven hingga suhu 165 °C dan olesi loyang berukuran 13 x 23 cm dengan minyak atau margarin. Moms juga bisa melapisi loyang dengan baking paper.
  2. Siapkan mangkuk besar dan whisk atau garpu untuk mengaduk- aduk bahan. Tuangkan minyak kelapa dan madu ke dalam mangkuk, kemudian aduk cepat hingga tercampur.
  3. Tambahkan telur dan kocok hingga tercampur. Kemudian, tambahkan pisang yang telah dilumatkan dan susu cair (atau air). Aduk hingga semua bahan tercampur merata.
  4. Masukkan baking soda, ekstrak vanila, garam, kayu manis bubuk, aduk merata.
  5. Masukkan tepung gandum utuh atau tepung oats. Ganti whisk atau garpu dengan sendok besar. Aduk hingga semua bahan tercampur merata.
  6. Jika masih ada sedikit gumpalan adonan, biarkan saja karena memang tekstur roti yang diinginkan seperti itu.
  7. Tuang adonan ke dalam loyang dan taburi dengan kayu manis bubuk. Anda juga dapat menambahkan irisan pisang sebagai sentuhan terakhir pada adonan.
  8. Panggang selama 55-60 menit, tergantung oven Anda. Tes kematangan roti pisang dengan tusuk gigi. Tusukkan tusuk gigi ke bagian tengah roti. Saat tusuk gigi tersebut tidak lagi mengangkat adonan basah (tusuk gigi kering), maka roti pisang sehat sudah siap untuk dikeluarkan dari oven.
  9. Biarkan roti pisang yang sudah jadi beberapa saat sebelum Anda mengangkatnya dari loyang dan menyajikannya.

Tertarik untuk membuat roti pisang sehat yang cocok untuk diet, Moms? Jangan lupa, batasi porsi roti pisang yang Anda makan, ya Moms. Apapun yang berlebih itu tidak baik, termasuk roti pisang sehat ini. Yuk, coba masak resep simpel satu ini di rumah bersama anak- anak di rumah.

RAHASIA GIZI DAN MANFAAT PISANG BAGI TUBUH

RAHASIA GIZI DAN MANFAAT PISANG BAGI TUBUH

Siapa tak kenal si kuning, buah manis dan subur tumbuh di iklim tropis, termasuk Indonesia, yaitu pisang? Rasanya yang manis, tekstur lembut, dan kemudahannya untuk didapat menjadikan buah ini digemari berbagai kalangan, dari usia muda hingga tua. Buah tropis yang berasal dari Asia Tenggara ini kini banyak dibudidayakan di hampir seluruh negara di dunia karena rasa dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

Budidaya pisang di Indonesia mudah dilakukan di banyak tempat sehingga variasi jenis pisang yang dijumpai di pasaran Indonesia pun beragam.  Mulai dari pisang raja, pisang ambon, pisang mas, pisang kepok, pisang susu, pisang Cavendish, pisang barangan, pisang nangka, pisang tanduk dapat Anda jumpai dan beli di pasar, supermarket, ataupun e-commerce. Saking lumrah dan luasnya pisang dikonsumsi oleh rakyat Indonesia, berbagai macam produk makanan ataupun minuman olahan banyak menggunakan pisang dalam komposisinya, baik sebagai komposisi utama maupun pelengkap.

Namun, sudah tahukah Moms jika buah pisang banyak mengandung gizi yang tak bisa dipandang sebelah mata? Manfaat pisang untuk menjaga kesehatan tubuh telah banyak diteliti dan terbukti. apa saja gizi dan manfaat pisang yang sering Anda makan?

Kandungan gizi dalam buah pisang

Kalori dalam 1 buah pisang berukuran sedang dengan berat sekitar 118 gram yaitu ±105 kalori. Rentang kalori dalam 1 buah pisang berkisar antara 72- 135 kkal, tetapi rata- rata pisang mengandung 100 kkal. Sebanyak 93% gizi pisang berupa karbohidrat, 4% protein, dan sisanya berupa lemak.

Pisang juga mengandung banyak mikronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh seperti serat, kalium, magnesium, mangan, selenium, vitamin C, vitamin B2, B6, dan B9 (folat). Berikut rincian gizi dalam 1 buah pisang berukuran sedang dilansir dari Medical News Today dan Nutrition Data.

  • Energi : 105 kkal
  • Karbohidrat:  27 gram (14,4 gram gula)
  • Serat : 3, 1 gram
  • Protein: 1,3 gram
  • Lemak: 0,4 gram
  • Kalium: 422 mg (9% kebutuhan harian)
  • Magnesium: 31,9 gram (8% kebutuhan harian)
  • Mangan: 0,3 mg (14% kebutuhan harian)
  • Fosfor: 26 mg (3% kebutuhan harian)
  • Selenium: 1,9 mcg (2% kebutuhan harian)
  • Vitamin B6: 0,4 mg (33% kebutuhan harian)
  • Vitamin C: 10,3 gram (11% kebutuhan harian)
  • Kolin: 11,6 mg (6% kebutuhan harian)
  • Beta karoten: 30,7 mcg
  • Folat: 23,6 mcg
  • Alfa karoten: 29,5 mcg

Lalu, apa saja manfaat pisang bagi tubuh?

Kandungan gizi dalam buah pisang yang beragam membuat konsumsi buah ini secara rutin akan memberikan dampak baik bagi kesehatan tubuh. Apa saja manfaat konsumsi buah pisang secara rutin bagi tubuh?

  1. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan kalium yang dominan dalam pisang dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Kalium dapat menurunkan tekanan darah dan membantu menurunkan risiko penyakit jantung hingga 27%. Magnesium dan kalium berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Kandungan serat dalam pisang juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan jantung. Konsumsi serat yang cukup dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular serta menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam darah.

  1. Mengontrol gula darah

Saat masih hijau dan belum matang, pisang mengandung zat pati resisten yang berperan sebagai serat tak larut, sedangkan saat sudah matang, pisang kaya zat pektin, jenis serat larut yang mampu menjaga kadar gula darah. Kandungan natrium yang rendah dan kalium yang tinggi dalam pisang mampu mengontrol kadar gula dalam darah.

Nilai indeks glikemik rata- rata buah pisang yaitu sekitar 51. Semakin matang sebuah pisang, maka nilai indeks glikemiknya pun akan sedikit bertambah. Nilai indeks glikemik pisang yang relatif rendah saat belum terlampau masak atau matang tergolong rendah sehingga stabilitas gula darah pun tetap terjaga.

  1. Mencegah gangguan ginjal

Kalium dalam buah pisang menjaga kesehatan ginjal. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa mengkonsumsi pisang 4-6 kali dalam seminggu dapat menurunkan risiko gangguan ginjal hingga 50%.

  1. Mengendalikan rasa lapar

Selain itu, pektin juga mengontrol rasa lapar dengan cara memperlama proses pengosongan perut. Pisang pun kaya akan serat yang mampu mengendalikan rasa lapar. Selain itu, zat pati resisten yang terkandung dalam pisang juga dapat membuat perut kenyang lebih lama karena pencernaanya yang membutuhkan waktu lebih lama.

  1. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Sebuah pisang berukuran sedang akan mencukup 10-12% kebutuhan serat pangan harian. Pisang yang lebih matang kaya akan serat larut untuk mengontrol gula darah dan menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Sedangkan serat tak larut dalam pisang yaitu zat pati resisten akan memadatkan feses dan memperlancar pencernaan sehingga kesehatan usus dapat terjaga. Zat pati resisten juga akan bermanfaat bagi bakteri baik dalam usus sehingga kesehatan sistem pencernaan terjaga.

  1. Mengganti elektrolit yang hilang saat diare

Kalium membantu mengatur kandungan fluida dalam tubuh dan mengontrol pergerakan nutrien dan sampah dalam tubuh. Saat diare, Anda kehilangan banyak cairan dan elektrolit tubuh seperti kalium. Kandungan kalium dalam pisang mampu menggantikan elektrolit dalam tubuh yang hilang saat diare.

  1. Menjaga kesehatan otak dan saraf

Kalium mengatur detak jantung dan membantu kontraksi otot serta respon saraf. Selain itu, vitamin B6, folat, dan zat besi dalam pisang membantu mengooptimalkan fungsi otak dan melindunginya.

  1. Sumber asam amino esensial

Asam amino berperan sebagai blok pembangun protein. Asam amino esensial tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga untuk mencukupi kebutuhan gizi harian, Anda perlu mendapatkannya dari makanan. Pisang mengandung asam amino berupa triptofan yang akan membantu memperbaiki mood, meningkatkan dan menjaga daya ingat.

  1. Kaya berbagai vitamin dan mineral

Mineral unggulan dalam pisang yaitu kalium, sedangkan vitamin unggulan dalam pisang yaitu vitamin B6 dan vitamin C.

  • Vitamin B6 (piridoksin)

Pisang merupakan sumber vitamin B6 yang signifikan bagi tubuh. Satu buah pisang berukuran sedang dapat memenuhi sekitar 25-33% kebutuhan vitamin B6 harian Anda. Vitamin B6 berperan dalam memproduksi sel darah merah, membantu metabolisme karbohidrat dan lemak menjadi energi, metabolisme asam amino, detoksifikasi hati dan ginjal, serta melindungi fungsi sistem saraf. Pada wanita hamil, vitamin B6 dibutuhkan untuk memastikan tumbuh kembang janin yang optimal.

  • Vitamin C

Vitamin C dalam pisang berukuran sedang mampu mencukupi 10-11% kebutuhan vitamin C harian. Vitamin C akan membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel dan jaringan, mepermudah penyerapan zat besi, mebantu produksi kolagen yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit dan tulang, serta membantu menjaga kesehatan otak.

Perhatikan cara mengolah pisang

Pisang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jika diolah dengan cara yang tepat. Kandungan gula yang sudah cukup tinggi dalam pisang patut dipertimbangkan dalam memilih cara pengolahan dan memasak pisang. Apa saja pilihan cara mengolah pisang yang sehat

  • Dimakan langsung
  • Dicocol ke dalam selai kacang untuk meningkatkan sumber protein
  • Dijadikan salad buah bersama yogurt atau mayones
  • Dicampur ke dalam sereal, granola, atau oatmeal
  • Dibuat menjadi smoothies, es krim pisang, atau susu pisang
  • Diolah menjadi berbagai kue seperti pancake, bolu, cupcake, dan sebagainya dengan memperhatikan komposisi lainnya.

Pisang termasuk salah satu buah yang aman dari zat- zat kimia ataupun kerusakan gizi. Mengapa demikian? PIsang lebih resisten terhadap kandungan pestisida karena perlindungan kulitnya yang tebal. Tertarik untuk mencoba makan pisang, Moms?

 

NASI MERAH DAUN JERUK DAN AYAM PANGGANG JAHE

NASI MERAH DAUN JERUK DAN AYAM PANGGANG JAHE

Moms, apakah keluarga Anda hobi makan ayam panggang? Menu diet sehat juga bisa bervariasi, salah satunya konsumsi nasi merah. Menu kali ini adalah nasi merah daun jeruk dan ayam panggang, Moms.

Kalau biasanya nasi merah hanya disajikan polosan, coba menu spesial nasi merah daun jeruk ini, Moms. Selain harum, nasi merah daun jeruk pun akan terasa gurih dan lezat. Nasi merah adalah salah satu pilihan nasi kaya gizi untuk membantu program diet Anda. Nasi merah adalah sumber karbohidrat, protein, dan berbagai vitamin serta mineral. Mineral yang dijumpai dalam jumlah tinggi dalam beras merah yaitu zat besi (Fe) dan magnesium (Mg).

Baca juga: SEBERAPA BANYAK PORSI NASI MERAH UNTUK DIET?

Untuk ayam panggangnya, agar lebih sehat, gunakanlah hanya sedikit minyak (minyak kelapa murni, minyak zaitun, minyak alpukat, atau minyak sehat lain) atau bahkan Anda pun dapat menghilangkan minyak dari bahan ayam panggang. Jangan lupa, hidangkan bersama dengan lalapan dan cocolan sambal.

Yuk, Moms, langsung saja siapkan alat dan bahan untuk memasak nasi merah daun jeruk dan ayam panggang jahe. Resep nasi merah daun jeruk dan ayam panggang jahe ini terinspirasi dari cookpad.

Bahan nasi merah daun jeruk:

  • 2 cup Beras Merah Organik Eka Farm
  • 550 ml air
  • 1 bungkus santan kara ukuran 65 ml (Anda dapat mengganti santan dengan fiber creme)
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 1/2 sdt garam
  • 10 lembar daun jeruk (buang tangkai dan rajang kecil)
  • kaldu jamur bubuk (Anda juga bisa menggunakan penyedap rasa, atau skip)

Langkah membuat nasi merah daun jeruk:

  1. Cuci bersih beras merah. Masukkan beras merah ke dalam panci magic com bersama dengan air, serai, daun pandan, salam, irisan halus daun jeruk, dan santan (atau fiber creme), dan sejumput garam.
  2. Tekan tombol cook dan tunggu sampai nasi matang.
  3. Setelah matang, aduk- aduk nasi merah daun jeruk hingga tercampur rata.

Bahan ayam panggang jahe:

  • 250 gram dada ayam kampung (Anda pun bisa menggunakan bagian ayam yang lain. Pastikan daging ayam tersebut sudah tidak bertulang)
  • 2 cm jahe, parut halus
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • lada dan garam secukupnya
  • jinten secukupnya
  • 1/4 potong irisan lemon (opsional)

Langkah memasak ayam panggang jahe:

  1. Cuci bersih ayam, kemudian rendam dengan air panas dan 1 sdt garam selama 30 menit. Angkat ayam dari rendaman dan cuci bersih, lalu tiriskan
  2. Siapkan bumbu marinasi berupa jahe parut, bawang putih, jinten bubuk, dan garam.
  3. Balurkan bumbu marinasi pada ayam. Pastikan bumbu marinasi tersebut merata. Biarkan bumbu marinasi ayam meresap. Masukkan marinasi ayam ke dalam kulkas dalam wadah tertutup dan biarkan selama 1 jam.
  4. Keluarkan ayam dari kulkas. Baluri ayam dengan sedikit minyak wijen. Panggang ayam dalam oven dengan suhu 200 °C selama 25 menit.

Manfaat jahe untuk tubuh

Selain untuk memberi citarasa khas, jahe juga menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Jahe berperan sebagai zat anti-inflamasi dan anti-oksidatif sehingga dapat membantu mengendalikan penyakit menular maupun tidak menular seperti kanker. Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal US National Library of Medicine National Institutes of Health menyebutkan bahwa jahe berpotensi untuk mengobati radang sendi, rematik, masalah pencernaan, hingga penyakit kardiovaskular dan diabetes melitus.

Di musim pandemi Covid-19, manfaat jahe untuk meningkatkan sistem imun mulai diperhatikan oleh masyarakat. Apa yang membuat jahe dapat membuat meningkatkan sistem imun kita? Mengutip dari halodoc, jahe kaya akan vtamin C dan magnesium. Selain itu, jahe juga mengandung antioksidan gingerols, shogaols, dan zingerones yang dapat membantu memerangi efek buruk radikal bebas.

Bagaimana, Moms? Apakah tertarik untuk membuat nasi merah daun jeruk dan ayam panggang jahe untuk menu diet? Jangan lupa, sajikan dengan sayur- sayuran dan juga cocolan sambal agar tambah maknyus.

 

 

 

6 TIPS TIDUR BERKUALITAS UNTUK MENGONTROL BERAT BADAN

6 TIPS TIDUR BERKUALITAS UNTUK MENGONTROL BERAT BADAN

Moms, apakah masih sering sulit tidur saat malam hari? Atau merasa tidur tidak nyenyak dan saat bangun tidur, badan tetap terasa lelah? Jika sering merasa demikian, sebaiknya mulai evaluasi kebiasaan buruk yang dapat mengancam kesehatan Anda. Bukan hanya dapat mengancam program diet Anda (jika sedang menjalaninya), tetapi kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan pun berpotensi untuk terpengaruh.

Yuk, Moms, simak tips tidur berkualitas di bawah sampai selesai. Setelah dibaca, jangan lupa berkomitmen untuk mempraktikkannya.

1. Buat jadwal tidur dan komitmen untuk menepatinya

Buatlah jadwal tidur yang realistis dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika memang Anda memiliki banyak to- do list di hari itu, usahakan untuk sudah melakukan semuanya agar saat tidur, Anda tidak terngiang- ngiang memikirkannya.

Setelah membuat jadwal tidur, berkomitmenlah untuk menepatinya. Pasang alarm untuk mengingatkan Anda. Atau, Moms juga dapat meminta bantuan pasanga, orang tua, atau teman yang serumah dengan Anda untuk menjadi pengingat jam tidur. Konsistenlah untuk tidur dan bangun di jam yang sama.

2. Hindari makanan dan minuman yang dapat mengganggu jam tidur

Beberapa bahan atau komposisi dalam makanan atau minuman dapat menyebabkan Anda sulit tidur. Salah satunya adalah kafein dalam kopi. Jika Anda ingin meminum kopi, minumlah di pagi hari. Minumlah maksimal jam 2 siang. Pastikan untuk tidak minum kopi di sore hari. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan senyawa aktif dalam kopi masih tersisa 50% hingga 8-10 jam setelah Anda meminumnya. Maka dari itu, Moms, wajar saja jika tengah malam Anda masih merasa grogi ataupun tidak bisa memejamkan mata padahal Anda minum kopi pada siang hari.

Selain kafein, kebiasaan merokok pun dapat membuat Anda sulit tidur dan memperburu kualitas tidur Anda. Kabar baiknya, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat membantu Anda untuk tidur lebih nyenyak.

Makanan yang dapat membantu Anda untuk tidur yaitu kacang, kentang, pisang, buah delima, ceri, dan tomat. Kacang pistachio mengandung vitamin B6 yang membantu pembentukan melatonin, hormon tubuh yang mengatur pola tidur kita. Pisang kaya akan elektrolit yang dapat merelaksasikan otot sehingga dapat membuat Anda untuk terlelap. Begitu juga dengan delima yang kaya akan magnesium dan tomat yang mengandung likopen, mineral- mineral yang membantu tubuh untuk rileks dan tidur lebih nyenyak.

3. Lakukan meditasi atau yoga

Yoga adalah jenis olahraga multifungsi. Salah satu fungsi yoga yaitu untuk relaksasi dan meningkatkan kualitas tidur Anda. Gerakan- gerakan yoga untuk tidur pun cenderung simpel dan mudah untuk dilakukan meskipun tingkat fleksibilitas Anda rendah. Meskipun demikian, gerakan- gerakan tersebut akan membantu mengendurkan dan merileksasikan otot Anda sehingga tidur pun lebih berkualitas.

Bagaimana dengan meditasi? Meditasi dapat membantu Anda untuk lebih sadar terhadap diri dan pikiran- pikiran dalam otak Anda. Selain itu, dengan melakukan meditasi sebelum tidur, Anda pun dapat refleksi diri dan menenangkan pikiran.

4. Hindari gangguan cahaya dari alat elektronik

Cahaya biru dari alat elektronik dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Selain itu, pancaran cahaya juga dapat mengganggu ritme circadian tubuh kita sehingga lama kelamaan, kesehatan kita pun menurun. Coba matikan lampu di kamar Anda jika selama ini Anda sulit tidur saat lampu kamar menyala.

5. Dengarkan musik atau audio yang menenangkan

Beberapa orang dapat cepat terlelap dengan iringan audio atau musik yang merileksasi atau menenangkan. Beberapa referensi suara yang menenangkan dan memancing Anda untuk tidur yaitu suara hujan, suara ombak, musik klasik, dan yang lainnya.

6. Batasi waktu tidur siang

Durasi waktu tidur siang yang terlalu lama dapat membuat Anda sulit tidur di malam hari. Jika Anda rutin tidur siang, batasilah waktu tidur siang 1- 2 jam saja.

7. Coba metode pernapasan 4- 7- 8

Mengutip dari healthline, metode pernapasan 4-7-8 adalah alat yang cukup powerful untuk membuat Anda tenang dan rileks. Metode pernapasan ini mengacu pada teknik pernapasan yoga, yang bertujuan untuk mengendurkan sistem saraf. Bagaimana cara melakukan metode pernapasa 4- 7- 8?

  • Julurkan ujung lidah ke belakang gigi bagian depan
  • Hembuskan napas sepenuhnya dari mulut dengan menyuarakan “whoosh”
  • Tutup mulut dan hirup napas melalui hidung sambil berhitung sampai 4 dalam batin
  • Tahan napas Anda selama 7 hitungan
  • Buka mulut dan hembuskan napas dengan bersuara “whoosh” sambil berhitung sampai 8.
  • Ulangi langkah- langkah di atas sampai minimal 3 kali.

Selain ketujuh tips di atas, tentunya masih banyak tips lain untuk membuat tidur Anda lebih berkualitas sehingga berat badan Anda terkontrol.

Baca juga: APAKAH PENGARUH TIDUR TERHADAP BERAT BADAN?

Akan tetapi, semuanya tidak akan berarti jika Anda tidak take action atau mempraktikkannya. Percayalah, Moms, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda, entah di titik mana pun Anda berada. Bulatkan tekad, komitmen, konsisten, dan mulai tanpa nanti.

 

 

 

APAKAH PENGARUH TIDUR TERHADAP BERAT BADAN?

APAKAH PENGARUH TIDUR TERHADAP BERAT BADAN?

Selamat pagi, Moms! Apakah pagi ini Anda bangun tidur dalam keadaan fresh dan penuh energi? Semoga demikian seterusnya ya, Moms. Tidur dengan durasi yang cukup dan berkualitas adalah salah satu kunci penting kesehatan tubuh, termasuk jika Anda berencana untuk program penurunan berat badan. Memang, apakah pengaruh tidur terhadap berat badan? Mengacu pada berbagai sumber terpercaya, Eka Farm akan menunjukkan hubungan tidur cukup dan berkualitas untuk mendukung penurunan berat badan. Jadi, simak sampai artikel ini selesai ya, Moms.

Bagaimana tidur yang cukup dan berkualitas?

Tidur yang berkualitas bukan hanya dapat mempengaruhi kesuksesan program diet, tetapi juga akan membuat Anda berenergi sepanjang hari, mengontrol mood, emosi, dan berbagai proses pengambilan keputusan. Jadi, Moms, pengaruh tidur yang berkualitas dan cukup bukan hanya akan terlihat pada fisik Anda, tetapi juga kestabilan psikis.

Pertanyaan yang sering muncul saat membahas tentang tidur berkualitas dan cukup yaitu, “Berapa lama durasi tidur yang baik dan cukup?” Anda juga pasti kerap kali mendengar jawaban bahwa durasi tidur yang ideal adalah 7-8 jam. Mengutip dari SleepFoundation.org, durasi tidur yang ideal bagi orang dewasa rata- rata adalah 7- 9 jam setiap malamnya. Akan tetapi, terdapat beberapa kasus dimana orang dewasa sudah merasa cukup tidur 6- 7 jam di malam hari, tetapi ditambah dengan jadwal tidur siang.

Baca juga: 7 TIPS TIDUR LEBIH CEPAT DAN ANTI BEGADANG

Tidur yang baik dapat mengembalikan energi Anda yang terkuras di hari sebelumnya sehingga saat bangun tidur, Anda merasa bugar. Tingkat kesadaran Anda pun dapat pulih setelah tidur yang berkualitas. Selain itu, Anda pun tidak mendengkur, bermasalah dengan pernapasan, dan dapat tidur dengan nyenyak saat kualitas tidur Anda baik.

Michael J Breus Ph.D, seorang psikologis klinis dan diplomat American Board of Sleep Medicine mengungkapkan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas adalah kunci untuk menjaga ritme circadian dan berat badan yang ideal.

Apa saja pengaruh tidur terhadap berat badan?

Apa saja pengaruh tidur terhadap berat badan? Berikut adalah pengaruh dan hubungan antara kualitas tidur yang baik terhadap berat badan.

1. Tidur yang cukup menjaga metabolisme tubuh

Metabolisme tubuh yang optimal akan memastikan proses biologis yang berlangsung dalam tubuh kita lancar. Metabolisme adalah proses pengubahan kalori menjadi energi di dalam tubuh. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa saat metabolisme tubuh tidak berjalan secara efektif karena kurang tidur, maka energi yang tidak terpakai disimpan sebagai lemak. Tentu saja hal tersebut akan berpengaruh pada kesehatan dan juga program penurunan berat badan Anda.

2. Tidur yang cukup mengurangi risiko penumpukan lemak

Pengaruh tidur terhadap berat badan juga dapat berupa penumpukan lemak akibat tidur yang kurang dan tidak berkualitas. Mengapa demikian? Berdasarkan hasil beberapa penelitian, kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat memicu tubuh untuk memproduksi hormon kortisol dan insulin. Kenaikan hormon kortisol dan insulin berpotensi untuk memicu penyimpanan energi sebagai lemak dalam tubuh, khususnya di bagian abdomen (bagian perut).

Sebuah penelitian oleh University of Chicago yang meneliti perubahan insulin saat partisipan memotong waktu tidur selama 4 hari menunjukkan hasil yang signifikan. Kekurangan tidur dapat membuat kerja hormon insulin tidak normal. Padahal, hormon ini dibutuhkan untuk mengubah makanan menjadi energi. Selain itu, sensitivitas insulin pun turun hingga 30%.

3. Tidur yang cukup akan mengontrol nafsu makan dan rasa lapar

Apakah Anda pernah merasa saat larut malam dan Anda belum bisa tidur, perut terasa lapar? Atau saat kurang tidur dan kualitas tidur buruk, Anda merasa medah lapar? Ternyata Moms, kualitas tidur yang buruk dan durasi tidur yang kurang dapat mengakibatkan perubahan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Hormon ghrelin yang memicu rasa lapar akan meningkat saat kualitas tidur buruk. Di saat bersamaan, hormon leptin yang memicu rasa kenyang akan menurun.

Selain itu, serotonin, salah satu jenis neurotransmitter yang mempengaruhi mood dan nafsu makan. Apa pengaruh serotonin yang tinggi terhadap rasa lapar? Saat kadar serotonin tinggi, maka seseorang akan cenderung ngidam makanan tinggi lemak atau karbohidrat karena kedua jenis makanan tersebut akan memicu pelepasan serotonin.

Jadi, bagaimana, Moms? Masih yakin mau terus- terusan begadang? Yuk, berusaha untuk memperbaiki kualitas tidur, menjaga pola makan, mengatur stres, dan aktif bergerak untuk membantu proses penurunan berat badan. Selain itu, Moms juga bisa mengganti beras biasa di rumah menjadi Beras Diet Organik dari Eka Farm yang dapat mencukupi kebutuhan gizi, gluten free, dan tentunya aman dari bahan kimia berbahaya untuk menjaga kesehatan serta membantu menyukseskan program diet.

Langsung lihat katalog dan pesan lewat Website ini atau hubungi Reseller beras Eka Farm di kota Anda ya, Moms.