MENGAPA BERAS DIET AMAN UNTUK DIABETES?

MENGAPA BERAS DIET AMAN UNTUK DIABETES?

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok bagi banyak orang, apalagi jika salah seorang atau beberapa orang dalam garis keturunan keluarga Anda memiliki riwayat penyakit diabetes. Diabetes adalah permasalahan medis global yang terus menjadi sorotan dan diderita banyak manusia, termasuk Indonesia. Data International Diabetes Federation pada 14 Mei 2020 menyebutkan bahwa sekitar 10,6 juta penduduk Indonesia mengidap diabetes atau sekitar 4% dari total penduduk Indonesia.

Penyakit yang bisa dipengaruhi faktor genetik ini memang merupakan penyakit kompleks. Mitos tentang diabetes pun banyak beredar di masyarakat, baik yang terkonfirmasi kebenarannya maupun tidak. Salah satu mitos yang sering beredar adalah penderita diabetes tidak boleh makan nasi.

Eits, Moms, apakah mitos tersebut benar?

Penderita diabetes memang harus mengontrol kadar gula darah, salah satunya dengan mengevaluasi pola diet

Mengevaluasi pola diet sebenarnya bukan hanya kewajiban para penderita diabetes ataupun orang yang berisiko terkena diabetes, tetapi kewajiban kita semua. Evaluasi pola diet yang dimaksud adalah melihat dan menilai apakah asupan makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari- hari sudah mampu mencukupi kebutuhan tubuh dan aman bagi kesehatan tubuh?

Bagi para penderita diabetes ataupun orang yang berisiko untuk terkena diabetes, misal karena genetika atau obesitas, menjaga jenis asupan makanan adalah hal vital untuk mempertahankan kesehatan tubuh dan menjaga agar kadar gula darah tetap normal. Para penderita diabetes memang disarankan untuk menghindari makan nasi putih. Ya, nasi putih yang biasa dan umum disajikan pada setiap menu makan.

Mengapa demikian? Nasi putih berasal dari beras putih yang sudah megalami proses penggilingan cukup panjang dan telah menghilangkan mayoritas gizi baik pada butir beras seperti serat, vitamin B, vitamin E, dan berbagai jenis mineral. Selain itu, nasi putih juga memiliki nilai indeks glikemik yang tergolong tinggi sehingga membuat gula darah tidak stabil dan membuatnya menjadi makanan yang sebaiknya dihindari oleh para penderita diabetes.

Tidak semua jenis nasi menjadi musuh penderita diabetes

Masih banyak pilihan beras yang dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes dengan kandungan gizi tinggi serta nilai indeks glikemik yang rendah, termasuk beras diet. Beras diet mungkin masih asing atau bahkan belum pernah terdengar di telinga Anda. Beras diet memang variasi beras yang tidak banyak dijumpai di pasaran dan merupakan salah satu produk unggulan Eka Farm.

Beras diet organik dari Eka Farm adalah perpaduan antara beras merah organik dengan beras putih varietas khusus. Beras diet adalah pilihan yang aman dan baik untuk kesehatan maupun penyesuaian rasa dan tekstur bagi Anda yang akan mencoba variasi beras selain beras putih.

Komposisi beras putih yang menyusun beras diet memiliki tekstur tidak sekeras beras merah sehingga jika beras ini dikombinasikan dengan beras merah, nasi yang dihasilkan pun tidak pera dan tetap menyerupai tekstur nasi biasa. Beras putih ini termasuk varietas beras pulen, meskipun pulennya tidak setara dengan Menthik maupun Pandan Wangi.

Beras diet untuk diabetes

Komposisi kedua beras penyusun beras diet melengkapi satu sama lain, baik dari segi nutrisi, tekstur, dan rasa. Beras merah yang menjadi komposisi beras diet merupakan alternatif makanan pokok sekaligus sumber karbohidrat kompleks. Beras merah kaya akan serat yang mampu memenuhi asupan harian serta memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berbeda dengan beras putih, beras merah  masih memiliki lapisan dedak (bran) dan germ yang utuh. Kedua lapisan tersebut mengandung vitamin B1, kalsium, magnesium, potasium, dan serat yang dapat membantu mencegah obesitas. Antioksidan dalam beras merah menjadi nutrisi unggulan yang membedakannya dari beras lain. Beras merah mengandung kadar anktioksidan 10 kali lebih banyak daripada beras coklat sehingga membuatnya menjadi sumber antioksidan yang powerful.

Mengapa beras diet aman untuk diabetes?

  1. Indeks glikemik rendah

Indeks glikemik beras diet tergolong rendah, yaitu di bawah 60 sehingga mampu mengontrol kadar gula darah. Beras ini aman dikonsumsi penderita diabetes atau bagi Anda yang memiliki risiko penyakit diabetes.

  1. Kandungan karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks yang terdapat dalam beras diet menyebabkan waktu pencernaan yang lebih lama karena memiliki rantai molekul jenis karbohidrat ini lebih panjang. Proses pencernaan karbohidrat yang membutuhkan waktu lebih lama daripada karbohidrat sederhana dalam nasi putih akan membuat Anda pun kenyang lebih lama dan menjaga stabilitas kadar gula darah Anda.

  1. Sumber serat, vitamin, dan mineral

Mikronutrien mayor dalam beras merah yaitu zat besi (Fe) sebesar 5,8%, disusul seng, magnesium, serat, dan potassium. Kandungan serat dalam 1 gelas nasi merah yaitu sekitar 3,6 gram. Konsumsi 1 porsi nasi merah dapat memenuhi 14% kebutuhan serat harian serta memenuhi 23% kebutuhan B6 harian. Melansir dari laman hallosehat, magnesium dan vitamin B dapat membantu metabolisme lemak dalam tubuh. Magnesium akan meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh dapat mengolah gula darah. Magnesium juga mampu menghalangi proses penyerapan lemak. Di samping itu, vitamin B dapat memperlancar pencernaan setya mengaktifkan enzim lipase untuk membakar sel lemak.

Jangan lupa untuk berkonsultasi juga dengan dokter atau ahli gizi untuk menyusun plan makanan yang tepat dan aman jika Anda memiliki penyakit diabetes. Rutin cek kesehatan termasuk gula darah juga merupakan suatu keharusan disamping berusaha lewat perubahan diet sehari- hari.

APA ITU BERAS DIET?

APA ITU BERAS DIET?

Apakah Anda sedang mencari pengganti beras putih biasa di rumah untuk membantu menurunkan berat badan? Sudah pernah mendengar tentang beras diet, Moms? Beras diet adalah salah satu beras organik, produk unik dan juga unggulan dari Eka Farm untuk membantu menyehatkan Anda sekeluarga.

Apa itu beras diet?

Apakah beras diet ini beras variasi baru? Mungkin hal tersebut akan muncul dalam kepala Anda saat mendengar atau membaca informasi tentang beras diet. Beras yang dikenal luas oleh masyarakat yaitu beras putih, beras merah, dan beras coklat. Selain itu, ada juga beras hitam atau beras terlarang yang juga masih minim diketahui oleh banyak orang karena peredarannya masih terbatas.

Nah, Moms, beras diet adalah perpaduan antara dua jenis varietas beras pilihan yang dikombinasikan untuk membantu efektivitas penurunan berat badan Anda. Beras diet tersusun atas jenis beras merah dan beras putih premium. Beras putih yang menjadi komposisi beras diet tidaklah sama dengan jenis beras putih biasanya yang dijual di pasaran atau dikonsumsi oleh mayoritas masyarakat Indonesia.

Beras diet adalah salah satu pilihan yang aman baik untuk kesehatan maupun penyesuaian rasa dan tekstur nasi bagi Anda yang masih dalam masa transisi mencoba variasi beras selain beras putih.

Tekstur beras putih yang menyusun beras unik ini tidak sekeras beras merah sehingga jika beras ini dikombinasikan dengan beras merah, nasi yang dihasilkan pun tidak pera dan tetap menyerupai tekstur nasi biasa, tetapi dengan profil gizi yang lebih baik. Beras putih ini termasuk varietas beras pulen, meskipun pulennya tidak setara dengan Mentik maupun Pandan Wangi.

Apa saja manfaat mengonsumsi beras diet bagi tubuh Anda?

Beras diet mengandung berbagai macam kandungan gizi, mulai dari tinggi serat, sumber karbohidrat kompleks, vitamin B kompleks, mineral, serta senyawa antioksidan. Di antara beberapa manfaat beras diet untuk membantu program penurunan berat badan yang dapat Anda peroleh jika dikonsumsi secara rutin yaitu:

  1. Membantu memelihara kesehatan sistem pencernaan

Kandungan serat dalam beras ini lebih tinggi dibandingkan beras putih biasa. Serat pangan dalam beras diet akan berfungsi untuk memperlancar kerja saluran pencernaan. Sistem pencernaan yang sehat menjadi kunci kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kandungan serat yang tinggi dalam bahan makanan pun akan membantu mencegah berbagai gangguan pencernaan seperti sembelit.

  1. Mengontrol nafsu makan

Anda pernah merasa tetap lapar setelah makan nasi putih? Hal tersebut dapat disebabkan karena nasi putih hampir tidak mengandung serat serta tersusun oleh karbohidrat sederhana. Berbeda dengan beras putih, beras diet adalah sumber karbohidrat kompleks yang kaya serat sehingga dapat membantu mengontrol nafsu makan Anda dengan membuat perut Anda tidak mudah lapar.

Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna karena molekulnya yang lebih besar sehingga kadar gula darah pun akan relatif stabil dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

  1. Membantu proses metabolisme lemak

Beras merah yang menjadi salah satu penyusun beras diet kaya akan vitamin B dan mineral magnesium. Melansir dari laman alodokter, magnesium dan vitamin B dapat membantu metabolisme lemak dalam tubuh. Magnesium akan meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh dapat mengolah gula darah. Magnesium juga mampu menghalangi proses penyerapan lemak.

Di samping itu, vitamin B dapat memperlancar pencernaan serta mengaktifkan enzim lipase untuk membakar sel lemak. Namun, tentunya kedua zat dalam beras merah ini tak akan bekerja sempurna untuk memecah lemak dalam tubuh dan membantu program penurunan berat badan Anda jika tidak diimbangi dengan makanan bergizi seimbang, defisit kalori, serta gaya hidup yang sehat.

Bagaimana cara memasak beras diet?

Cara memasak beras diet cukup mudah dan praktis, Moms. Berikut adalah cara memasak beras ini dengan media alat masak listrik berupa rice cooker, magic jar, atau magic com.

  1. Cuci 1 cangkir Beras Diet sampai bersih. Pastikan untuk mencuci beras tidak lebih dari 2 kali pencucian.
  2. Masukkan beras ke dalam panci/ inner potalat masak listrik Anda.
  3. Tambahkan air bersih untuk menanak nasi sebanyak 1 ½ cangkir.
  4. Hidupkan alat masak listrik dan tekan atau geser tombol menuju indikator cook.
  5. Tunggu sampai alat masak Anda memberi indikasi nasi matang, yaitu saat lampu indikator berubah ke warm.
  6. Sajikan nasi diet dengan menu sayuran dan lauk pauk. Sertakan juga buah dalam menu makan Anda.

Tertarik untuk mencoba beras diet, Moms? Langsung cek katalog Eka Farm untuk informasi pemesanan. Beras organik Eka Farm telah terjamin aman untuk dikonsumsi Anda sekeluarga.

 

 

SELAMAT HARI HIV/ AIDS SEDUNIA TAHUN 2020

SELAMAT HARI HIV/ AIDS SEDUNIA TAHUN 2020

Selamat hari HIV/ AIDS sedunia tahun 2020! Satu Desember bukan hanya momen untuk menyambut awal bulan terakhir di tahun 2020, tetapi juga merupakan hari untuk menggalakkan kesadaran masyarakat dunia tentang HIV/ AIDS.  Sejak tahun 1988, masyarakat global mulai memperingati Hari HIV/ AIDS sedunia. Mengutip dari UNAIDS, peringatan Hari AIDS sedunia bertujuan untuk menunjukkan dukungan nyata terhadap orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) serta untuk mengenang ODHA yang telah berpulang ke hadapan-Nya karena penyakit ini.

Penyakit satu ini bukan lagi penyakit asing di masyarakat Indonesia. Namun, tidak sedikit orang yang masih memandang sebelah mata bahkan menyalahkan pasien HIV/ AIDS. Tidak sedikit juga orang yang menghindari pasien HIV/ AIDS karena takut tertular. Kekurangtahuan beberapa masyarakat yang tergambar dari sikap terhadap para pasien HIV/ AIDS menunjukkan masih perlunya edukasi HIV/ AIDS di masyarakat.

Bagaimana dengan Anda sekeluarga, Moms? Apakah sudah mengetahui dan mengenal tentang penyakit satu ini secara tepat?

Apa itu HIV/ AIDS?

Mengutip dari alodokter, HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah jenis virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia dengan cara menyerang sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang hancur, maka kekebalan tubuh penderitanya pun semakin menurun. Kondisi ini akan menyebabkan penderita HIV/ AIDS (atau sering disebut orang dengan HIV/ AIDS (ODHA)) rentan terserang berbagai jenis penyakit.

HIV adalah jenis virus, sedangkan AIDS adalah nama penyakit yang ditimbulkan jika HIV tidak ditangani. Dengan kata lain, AIDS adalah stadium akhir infeksi virus HIV. Saat seseorang divonis mengidap AIDS, maka berarti kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

Menurut data UNAIDS, hingga tahun 2019, total ODHA di dunia berjumlah sekitar 38 juta dan 690 ribu di antaranya meninggal. Sekitar 75,7 juta orang terinfeksi HIV sejak pandemi Covid-19 menyebar.

Bagaimana cara penularan HIV/ AIDS?

Beberapa cara penularan virus HIV yaitu melalui hubungan seks yang tidak aman, penggunaan jarum suntik bekas ODHA, transfusi darah, serta melalui kehamilan atau menyusui. Seorang ibu yang mengidap HIV/ AIDS dapat menularkan penyakitnya pada janin dalam kandungan atau saat menyusui.

Apakah HIV/ AIDS bisa disembuhkan?

Melansir dari Healthline, pengobatan utama yang sudah resmi diberikan terhadap ODHA yaitu obat antitretroviral (ARV). Hingga saat ini, sudah lebih dari 40 jenis obat ARV yang telah disetujui untuk pengobatan HIV/ AIDS. Menurut data terbaru dari WHO, hingga pertengahan tahun 2020 ini, diperkirakan 26 juta ODHA sudah mengonsumsi ARV. Jumlah ini meningkat 2,4% dari akhir tahun 2019.

Meskipun demikian, ARV belum bisa menjadi solusi penyembuhan HIV/ AIDS. Tujuan ARV yaitu untuk membantu meningkatkan sistem imunitas ODHA dengan mengurangi jumlah virus HIV.

Orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) harus mengonsumsi obat ARV seumur hidup untuk membantu tubuh melawan infeksi virus ataupun bakteri berbagai penyakit. Layaknya semua obat yang memiliki efek samping, demikian halnya dengan ARV. Beberapa efek samping ARV yaitu mual, pusing, hingga halusinasi saat awal mengonsumsi obat ini. Selain itu, apabila ODHA melewatkan dosis ARV, muncul risiko virus untuk menggandakan diri.

Dapatkah makanan membantu pasien HIV/ AIDS?

Selain mengonsumsi obat ARV, makanan berperan penting untuk mendukung kesehatan secara umum para ODHA. Pemilihan makanan yang tepat dapat membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh manusia serta mampu membantu ODHA menyerap obat dengan lebih baik.

Mengutip dari HIV Info, cobalah untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan utuh yang disediakan oleh alam, seperti sayur, buah, biji- bijian, protein nabati ataupun hewani, serta susu dari sapi yang sehat. Jagalah berat badan ideal Anda agar terhindar dari obesitas.

WebMD menyarankan konsumsi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral untuk menjaga kesehatan secara umum, baik untuk mencegah HIV/ AIDS ataupun bagi para ODHA. Untuk jenis karbohidrat, pilihlah sumber karbohidrat kompleks seperti biji- bijian utuh. Contoh biji- bijian utuh yang juga bebas gluten yaitu beras berwarna (coklat, merah, hitam) dan quinoa.

Beberapa ODHA memerlukan nutrisi yang disesuaikan dengan kondisi medisnya. Contoh kondisi tersebut yaitu kesulitan menelan atau efek samping pengobatan seperti penurunan nafsu makan, mual, diare, dan sebagainya. Pastikan untuk selalu mengkomunikasikan keluhan kesehatan Anda dan menyesuaikannya dengan pengobatan serta nutrisi sehari- hari.

Selain itu, hati- hatilah dalam memilih makanan untuk mencegah penyakit karena infeksi makanan. Perhatikan saat Anda memilih, menangani, menyiapkan, hingga menyimpan makanan untuk mengurangi risiko penyakit karena makanan.

Mulai peduli ODHA, bangun solidaritas global

Wabah Covid-19 yang melanda populasi dunia menjadi ancaman tersendiri bagi para ODHA. Selain harus berjuang melawan virus HIV, mereka juga harus menjaga diri dari penularan virus Covid-19. Direktur Eksekutif UNAIDS, Winnie Byanyima menyampaikan bahwa masih terdapat lebih dari 12 juta ODHA yang belum mendapatkan pengobatan.

Maka dari itu, Moms, mari mulai bangun solidaritas untuk membantu para ODHA. Setidaknya, mulai untuk mengedukasi lingkungan sosial terkecil Anda, yaitu keluarga, tentang HIV/ AIDS dan ODHA. Mulailah untuk memperhatikan gaya hidup, termasuk nutrisi Anda dan keluarga untuk mencegah HIV/ AIDS.

 

 

 

RISIKO PAPARAN PESTISIDA PADA PETANI PEREMPUAN

RISIKO PAPARAN PESTISIDA PADA PETANI PEREMPUAN

Pertanian masih menjadi sektor penyokong utama perekonomian di Indonesia (Rian, 2014). Tenaga kerja menjadi komponen utama dalam pertanian, disamping tenaga kerja hewan dan tenaga kerja mesin. Perempuan sebagai tenaga kerja di sektor pertanian bukanlah lagi hal baru. Untuk menyokong kondisi ekonomi diri sendiri ataupun keluarganya, para perempuan akan turun tangan dan menjadi petani. Praktik pertanian monokultur dapat memicu peningkatan hama yang berakibat pada peningkatan kebutuhan dan penggunaan pestisida.

Mengutip dari Merah Putih, data membuktikan bahwa persentase petani perempuan jauh lebih besar dibandingkan laki- laki, yaitu sekitar 76,84% (ST2 013). Namun, meskipun persentase petani skala kecil perempuan lebih banyak daripada laki- laki di negara- negara berkembang, tetapi mereka lebih sedikit mendapatkan pelatihan manajemen pestisida yang lebih sedikit daripada laki- laki. Padahal tidak sedikit petani perempuan yang terjun ke seluruh tahap pertanian mulai dari pembibitan hingga proses pasca panen.

Petani perempuan dan paparan pestisida

Rata- rata petani perempuan memiliki tingkat pendidikan, kesadaran terhadap keamanan penggunaan pestisida, dan akses alat pelindung diri yang rendah. Selain itu, mereka pun lebih sedikit mendapat pelatihan penggunaan pestisida yang aman sehingga risiko paparan pestisida terhadap petani perempuan lebih tinggi.

Petani perempuan umumnya memasuki lahan persawahan saat pestisida sedang atau setelah disemprotkan. Waktu bertani yang lama juga akan meningkatkan risiko paparan pestisida. Paparan pestisida juga dapat berasal dari penyimpanan pestisida di rumah.

Petani perempuan dan kesadaran terhadap kesehatan

Banyak petani perempuan di Indonesia masih belum mempertimbangkan aspek kesehatan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pertanian, khususnya penggunaan pestisida. Menurut data FAO (Organisasi Pangan Dunia) tahun 2011, pekerja perempuan di bidang agrikultur semakin meningkat. Pada tahun 2011, pekerja agrikultur perempuan yaitu sekitar 43%.

Penggunaan pestisida pada praktik agrikultur semakin digencarkan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan mengesampingkan aspek kesehatan serta lingkungan. Petani perempuan dapat terpapar pestisida dari kontaminasi langsung dan tidak langsung seperti mencuci baju yang dipakai untuk bertani atau alat- alat pertanian. Perempuan juga lebih rentan untuk terpapar pestisida karena karakteristik fisiologi, gaya hidup, dan tingkah laku.

Risiko kesehatan paparan pestisida pada petani perempuan

Beberapa penyakit yang berhubungan dengan paparan pestisida pada perempuan yaitu infeksi saluran pernapasan bagian atas, hipertensi, penyakit kelamin, penyakit sendi atau rheumatoid, komplikasi kehamilan, infeksi kulit, asma, dan diabetes melitus.

Paparan pestisida pada perempuan juga dapat mengakibatkan gangguan siklus menstruasi, mengurangi kesuburan/ fertilitas, masa kehamilan yang panjang, keguguran, dan gangguan perkembangan. Gangguan perkembangan janin dapat diakibatkan oleh fungsi hormon perempuan yang terganggu akibat paparan pestisida (Sarwar, 2016).  Menurut penelitian Bretvard dkk (2008), paparan pestisida dapat meningkatkan pengganggu endokrin dalam tubuh perempuan.

Mengutip dari penelitian yang dipublikasikan dalam Environ Health Insights, suatu daerah di Brazil, dengan paparan pestisida jenis organoklorin tinggi, kasus hipertiroidnya pun meningkat. Hipertiroid disebabkan oleh produksi hormon tiroid, yaitu tiroksin yang berlebih oleh kelenjar tiroid. Selain itu, juga teramati kenaikan hormon tiroid pada beberapa perempuan. Gangguan tiroid memang lebih sering terjadi pada wanita karena hormon tiroid sangat berperan penting  pada wanita, contohnya fungsi reproduksi perempuan. Risiko perempuan untuk mengalami gangguan tiroid yaitu 5- 7 kali lebih besar dibandingkan laki- laki.

Sebuah penelitian di Polandia melibatkan 51 perempuan yang berkebun. Beberapa pekerja terpapar pestisida organofosfat.  Pekerja wanita yang terpapar pestisida memiliki kestabilan motorik lebih lambat. Selain itu, pekerja tersebut mengalami peningkatan ketegangan, depresi, kelelahan, dan lebih sering memiliki gejala gangguan sistem saraf pusat.  Beberapa gejala- gejala keracunan pestisida yaitu kulit yang sensitif, malaise, muntah- muntah, pusing, diare, keringat berlebih, sakit punggung, dan ludah yang berlebihan.

Bahaya pestisida bagi ibu hamil

Saat perempuan, termasuk petani perempuan terpapar pestisida, maka kesehatan janin dalam kandungannya pun ikut terancam. Janin dalam kandungan dapat terpapar pestisida melalui saluran transplasenta atau menyusui.

Sebuah penelitian di daerah agrikultur California, Amerika Serikat, dan dipublikasikan di the BMJ menyelidiki hubungan antara paparan pestisida terhadap autisme. Hasil menunjukkan bahwa risiko bayi menderita gangguan spektrum autis meningkat saat calon ibu terpapar pestisida dalam rentang jarak 2000 meter dari tempat tinggal calon ibu. Peningkatan risiko autisme tersebut dibandingkan dengan ibu hamil dalam rentang jarak yang sama di daerah agrikultur, tanpa paparan pestisida. Hasil penelitian menyebutkan kenaikan risiko gangguan autisme hingga 60% yang berhubungan dengan paparan organofosfat selema masa kehamilan.

Penelitian in vivo dan in vitro tentang autisme menyebutkan adanya perubahan tingkat neuroprotein, perubahan ekspresi gen, dan keabnormalan neurobehavioral akibat paparan pestisida hingga kadar tertentu.

Pentingnya edukasi penggunaan pestisida yang aman dan praktik pertanian organik

Edukasi tentang penggunaan pestisida yang aman ataupun safety petani, termasuk petani perempuan dalam praktik bertani perlu lebih digalakkan mengingat banyaknya ancaman kesehatan paparan pestisida terhadap kesehatan perempuan. Beralih ke praktik pertanian organik juga menjadi salah satu opsi aman dan ramah lingkungan bagi para petani. Selain lebih aman bagi kesehatan dan turut menjaga keseimbangan alam, pertanian organik juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para petani organik dibandingkan petani biasa.

Bijaklah untuk mengambil keputusan dalam penggunaan alat dan bahan pertanian. Jangan kesampingkan kesehatan Anda demi kepentingan uang semata. Tanpa tubuh yang sehat, bukankah Anda juga tidak dapat meningkatkan hasil produksi pertanian Anda?

 

 

 

Minyak Goreng Sehat Untuk Ibu Hamil, Pasti Pakai Herco

Minyak Goreng Sehat Untuk Ibu Hamil, Pasti Pakai Herco

Masa kehamilan adalah masa yang dipenuhi dengan kewaspadaan dan kehati- hatian, termasuk dalam hal makanan. Calon ibu tentunya ingin merasakan masa kehamilan yang tenang dan menghindari asupan makanan yang berpotensi memberikan dampak buruk bagi sang janin. Pastilah, Anda akan memiliki serangkaian hal yang harus dihindari dan hal yang dianjurkan untuk dilakukan semasa hamil. Mengontrol kesehatan dengan cara tegas dalam memilih gizi seimbang dan menjaga kualitas makanan adalah salah satu upaya yang harus dilakukan oleh calon ibu.

Beralih ke bahan- bahan alami dan organik, termasuk dalam hal urusan bahan makanan menjadi salah satu usaha menjaga kehamilan dan janin sehat yang sudah banyak dipraktikkan oleh calon ibu. Kehati- hatian dalam memilih bahan minyak untuk menggoreng, misalnya, dapat menjadi sesuatu yang akan memberikan dampak positif bagi kesehatan Anda maupun janin.

Bayangkan saja, Moms, seberapa sering frekuensi Anda memakan makanan yang diolah dengan menggunakan minyak goreng? Dari mulai untuk menggoreng, menumis, sampai dijadikan campuran ke bahan untuk membuat roti, kue, dan sebagainya.

Ganti pilihan minyak goreng menjadi Herco

Minyak goreng yang biasanya kita kenal di pasaran, minyak kelapa sawit hanya dianjurkan maksimal 2 kali pemakaian sebelum berubah warna. Setelahnya, minyak kelapa sawit tidak lagi aman digunakan untuk menggoreng. Eka Farm ingin memberikan opsi minyak goreng yang lebih sehat dan hemat bagi Anda, serta juga menunjang proses kehamilan. Cobalah ganti minyak goreng yang biasa Anda gunakan dengan minyak goreng kelapa murni Herco.

Minyak goreng Herco terbuat dari kelapa segar pilihan yang kemudian diproses dengan suhu rendah dan tanpa melalui penambahan zat aditif berbahaya bagi tubuh. Minyak goreng Herco tidak berwarna seperti air, memiliki berbagai nutrisi, dan manfaat bagi kesehatan tubuh. Minyak ini pun aman dikonsumsi wanita hamil.

Manfaat Herco, minyak goreng sehat untuk wanita hamil

Beberapa orang menyebut minyak kelapa murni sebagai superfood karena khasiatnya yang melimpah bagi kesehatan. Minyak kelapa murni pun bermanfaat bagi wanita, mulai dari membantu meningkatkan fertilitas hingga memberi asupan nutrisi saat masa kehamilan. Yuk, langsung saja simak manfaat minyak goreng yang terbuat dari minyak kelapa murni untuk mendukung masa kehamilan Anda.

  1. Membantu meningkatkan fertilitas

Terkadang, proses konsepsi buah hati membutuhkan usaha ekstra bagi beberapa pasangan. Meningkatkan kesehatan, termasuk mengontrol kadar kolesterol mampu membantu Anda memperbaiki fertilitas. Kelapa (dalam bentuk minyak dan santan) sudah menjadi makanan herbal bagi bangsa India dan Thailand selama masa kehamilan dan untuk mendukung fertilitas wanita.

Minyak kelapa murni mampu membantu menjaga kesehatan vagina dengan menjaga kadar tiroid dan insulin. Hal tersebut akan mempengaruhi hormon testosteron pada wanita untuk meningkatkan kesehatan tiroid sehingga fertilitas pun meningkat.

  1. Meningkatkan imunitas calon ibu dan janin

Minyak kelapa murni sudah terkenal sebagai bahan immune booster alami. Karakteristik minyak kelapa murni yang antibakteri, antivirus, dan antijamur dapat membantu meningkatkan imunitas sehingga calon ibu tidak rentan terkena penyakit seperti flu, batuk, ataupun penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Bukan hanya meningkatkan imunitas pada sang ibu, imunitas janin pun akan meningkat karena nutrisi yang dikonsumsi oleh ibu juga menjadi asupan nutrisi bagi janinnya.

  1. Membantu mengatasi gejala kehamilan yang mengganggu

Selama trimester pertama masa kehamilan, biasanya para calon ibu akan merasakan beberapa hal yang membuat tubuh menjadi tidak nyaman bahkan hingga menggaggu aktivitas, seperti mual, sembelit, dan nyeri ulu hati (heartburn). Minyak ini dapat membantu meredakannya karena sifatnya yang antibakteri dan mampu meredakan nyeri ulu hati.

  1. Membantu mengontrol berat badan

Kondisi tubuh yang sehat dapat meningkatkan potensi keberhasilan konsepsi. Beberapa pasangan yang sedang menjalani program untuk membantu kehamilan disarankan untuk mengontrol berat badan dan mencapai berat badan tertentu. Selain itu, rata-rata ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Minyak kelapa murni dapat menjadi pilihan minyak goreng untuk membantu Anda mengontrol berat badan ideal.

  1. Merangsang produksi ASI selama masa kehamilan dan pasca melahirkan

Asam laurat menjadi asam lemak jenuh utama penyusun minyak kelapa murni. Asam lemak jenuh rantai sedang ini dapat membantu merangsang produksi ASI pada ibu untuk memastikan asupan nutrisi yang utuh dan sehat saat bayi lahir.

  1. Mengurangi risiko kematian janin (perinatal mortality)

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The Southeast Asian Journal of Tropical Medicine and Public Health menyebutkan khasiat minyak kelapa murni untuk mengurangi risiko kematian janin pada masa-masa awal kehamilan (perinatal mortality). Mengkonsumsi minyak kelapa murni pada trimester pertama kelahiran dapat membantu menurunkan risiko keguguran dan kematian janin hingga mencapai lebih dari 52%.

  1. Membantu meningkatkan penyerapan kalsium

Minyak kelapa murni dapat membantu mengoptimalkan penyerapan kalsium untuk memenuhi asupan nutrisi ibu hamil sekaligus mendukung tumbuh kembang janin. Kalsium memiliki fungsi dalam perkembangan tulang janin dan menjaga kesehatan tulang.

Namun, ingat ya, Moms, tetap batasi penggunaan minyak kelapa murni Herco untuk menggoreng. Walaupun memiliki banyak manfaat untuk masa kehamilan, minyak ini tersusun oleh lebih dari 90% lemak jenuh. Pakar kesehatan menganjurkan untuk membatasi konsumsi lemak jenuh tidak melebihi 5-6% kebutuhan lemak harian. Yuk, beralih ke minyak goreng lebih sehat, minyak Herco.

 

PERLUKAH MENCUCI BERAS SAMPAI AIR BENING?

PERLUKAH MENCUCI BERAS SAMPAI AIR BENING?

Hayo, Moms, apakah Anda termasuk tim mencuci beras sampai air bening, jika belum bening merasa beras belum bersih, masih kotor, menyimpan kuman, bakteri, atau pestisida? Benarkah jika mencuci beras berulang kali, bahkan beberapa orang beranggapan harus minimal 3 kali cuci, dapat menjamin kebersihan beras dan membuat kualitasnya lebih baik? Mari sejenak kita telusuri asumsi yang sudah mengakar dalam masyarakat Indonesia satu ini.

Tentang mencuci beras dan kehilangan nutrisi beras

Beras yang biasa dijumpai di pasaran dan umum dikonsumsi rakyat Indonesia adalah beras putih. Beras jenis ini terkadang masih banyak tercampur dengan kotoran seperti kerikil- kerikil kecil, kulit gabah, dan sebagainya yang akan mengapung saat beras dicuci. Hal ini menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan asumsi bahwa beras harus dicuci minimal 3 kali atau sampai air cucian beras bening untuk mendapatkan beras yang bersih dan aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, beberapa orang juga beranggapan bahwa jika beras tidak dicuci hingga bersih sempurna, yang ditandai dengan air cucian beras berwarna bening, nasi yang dihasilkan akan cepat basi. Padahal, Moms, nasi mudah basi atau tidak itu tergantung pada cara penyimpanan nasi serta kualitas dari beras yang dimasak.

Hati-hati dalam mencuci beras agar tidak menghilangkan vitamin di dalamnya

Beras putih diselubungi oleh zat pati yang dapat menyeabkan bulir-bulir beras saling menempel satu sama lain saat ditanak sehingga akan menghasilkan nasi yang menggumpal. Mencuci beras akan membantu menghilangkan serbuk pati yang menempel pada butiran beras. Akan tetapi, cara mencuci beras pun perlu diperhatikan agar vitamin yang terkandung dalam bulir beras tidak sepenuhnya ikut luruh bersama dalam air cucian beras.

Melansir dari Kumparan, ahli gizi dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp. GK mengatakan bahwa mencuci beras sebenarnya tak perlu sampai airnya menjadi bening. Mengapa demikian? Beliau menuturkan terdapat beberapa vitamin yang terkandung dalam bulir beras mudah larut dalam air sehingga jika pencucian beras dilakukan berkali-kali, bahkan hingga air menjadi bening, bukan tidak mungkin vitamin tersebut ikut hilang. Dr Juwita menyarankan untuk mencuci beras 1-2 kali cuci saja. disamping itu, pastikan juga Anda tidak meremas beras dengan terlalu keras agar bulir beras tidak hancur. Bulir beras memang terkadang rentan terhadap tekanan sehingga teksturnya pun dapat berubah.

Beras mengandung vitamin B1 atau thiamin yang cenderung mudah larut dalam air. Padahal, thiamin memiliki fungsi penting bagi metabolisme tubuh, misalnya untuk membantu pencernaan dan penyerapan sari makanan dalm tubuh dan mengubah karohidrat menjadi energi. Proses penggilingan padi menjadi beras putih dengan mesin telah banyak menyosoh lapisan dedak dan germ sehingga vitamin B1 berkurang drastis. Ditambah lagi dengan cara pencucian yang salah dapat meningkatkan risiko kehilangan vitamin ini seluruhnya.

Perhatikan juga pembuangan air cucian beras

Dilansir dari laman WikiHow, air cucian beras yang masuk ke dalam saluran ataupun tubuh air dapat membahayakan pertumbuhan alga. Kasus seperti ini telah terbukti di Jepang, sehingga Pemerintah menghimbau warganya untuk tidak mencuci beras. Akan tetapi, tentunya hal tersebut juga diimbangi dengan imbauan pada petani untuk mengontrol penggunaan pestisida ataupun zat kimia lain dalam pembudidayaan padi serta membersihkan beras sebelum didistribusikan dan dijual.

Bingung dengan cara penanganan air cucian beras? Moms punya tanaman di rumah? Siramilah tanaman tersebut dengan air cucian beras untuk memanfaatkan limbah air beras dengan efisien dan tidak membahayakan lingkungan.

Opsi tambahan: beralih ke beras organik

Beras putih melalui proses penggilingan berulang kali. Selain itu, proses perawatan dan budidaya padi dengan berbagai bahan kimia yang dapat membahayakan tubuh dan lingkungan. Sedangkan beras organik hanya melalui 1-2 kali proses penggilingan dengan hanya mengelupas kulit ari dan menjaga keutuhan lapisan dedak dan germ. Kedua lapisan tersebut sudah hilang pada beras putih, padahal vitamin B kompleks dan serat melimpah dalam lapisan tersebut. Kandungan vitamin B kompleks dalam beras organik jauh melampaui beras biasa. Selain itu, penggunaan pestisida alami, pupuk alami, dan pengontrol hama dan gulma alami mejadikan beras lebih sehat dan aman dikonsumsi. Anda pun jadi lebih tenang jika hanya mencuci beras organik 1-2 kali.  

Jadi, Moms, hilangkan anggapan mencuci beras harus sampai air berwarna bening, ya. Cukup 1-2 kali cuci saja untuk menghilangkan serbuk pati, kotoran, ataupun pestisida. Jangan sampai nasi yang kita konsumsi kehilangan vitamin dan mineral penting di dalamnya, rugi bukan?

Nah, itu dia artikel tentang Perlukah Mencuci Beras Sampai Air Bening. Jika anda sedang mencari BERAS ORGANIK gunakanlah BERAS ORGANIK dari EKA FARM karena beras organik eka farm tidak mengandung pestisida yang berbahaya untuk tubuh. Kamu dapat membelinya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK YOGYAKARTA

Apa Itu Minyak Herco? Apakah Masih Dijual di Eka Farm?

Apa Itu Minyak Herco? Apakah Masih Dijual di Eka Farm?

Salah satu bahan masakan di dapur yang pasti selalu ada dan hampir tak pernah absen digunakan yaitu minyak goreng. Bunda, pernahkah mendengar bahwa minyak goreng kelapa sawit yang umum digunakan sehari-hari sebenarnya tidak dianjurkan untuk dipakai berkali-kali dan bahkan bisa berdampak buruk bagi kesehatan? Eka Farm hadir dengan solusi alternatif yang lebih sehat — minyak goreng kelapa murni.

Catatan: Eka Farm saat ini sudah tidak menjual Minyak Herco. Jika Anda mencari minyak berbasis kelapa untuk memasak dan menggoreng, Eka Farm kini menghadirkan produk sendiri yaitu Minyak Goreng Kelapa Eka Farm.

Apa Itu Minyak Goreng Kelapa Murni?

Minyak goreng kelapa murni, atau dikenal dengan istilah virgin coconut oil (VCO), adalah minyak yang diekstraksi dari daging kelapa segar atau kelapa dara tanpa melalui proses kimia. Berbeda dengan minyak kelapa sawit yang umumnya melewati proses RBD (Refined, Bleached, and Deodorized), minyak kelapa murni diproses dengan suhu rendah (cold-pressed) sehingga senyawa esensial di dalamnya tetap terjaga.

Minyak kelapa murni tidak mengandung zat pelarut (solvent), pengawet, pewarna, maupun bahan kimia tambahan lainnya. Pada suhu ruangan, tampilannya bening seperti air dengan aroma harum khas kelapa.

Keunggulan Minyak Goreng Kelapa Dibanding Minyak Sawit

Dibandingkan dengan minyak goreng kelapa sawit yang biasa digunakan, minyak goreng kelapa murni memiliki sejumlah keunggulan dari segi nutrisi, kemudahan penggunaan, hingga dampaknya bagi kesehatan. Berikut penjelasannya:

1. Warna Bening Alami, Bukan Hasil Proses Kimia

Minyak goreng kelapa murni tampak bening dan jernih — bukan karena proses pemutihan (bleaching), melainkan karena kemurniannya yang alami. Ini justru menjadi tanda bahwa minyak tersebut tidak melewati proses RBD yang berpotensi merusak kandungan nutrisinya.

2. Nutrisi Tetap Terjaga Berkat Proses Cold-Pressed

Proses ekstraksi dengan suhu rendah memastikan kandungan makronutrien dan mikronutrien dalam minyak kelapa tidak rusak akibat panas berlebih. Suhu yang digunakan hanya cukup untuk memisahkan asam lemak bebas dari minyak, sehingga nilai gizinya tetap optimal saat sampai di dapur Bunda.

3. Lebih Hemat — Bisa Digunakan Hingga 3 Kali Penggorengan

Berbeda dengan minyak kelapa sawit yang idealnya hanya dipakai 1–2 kali, minyak goreng kelapa murni bisa digunakan hingga 3 kali penggorengan dengan warna dan konsistensi yang relatif tidak berubah. Lebih hemat, lebih sedikit limbah minyak, dan hasil gorengan tetap renyah dan gurih!

4. Titik Asap 170°C — Ideal untuk Memasak Sehari-hari

Titik asap adalah suhu saat minyak mulai mengeluarkan asap dan senyawa berbahaya. Titik asap minyak kelapa murni berada di sekitar 170°C, optimal untuk menumis, memanggang ringan, hingga menggoreng dengan api sedang. Memasak di bawah titik asap juga berarti meminimalkan terbentuknya senyawa oksidasi yang berbahaya bagi tubuh.

5. Masa Simpan Lebih Lama

Minyak goreng kelapa murni memiliki daya tahan yang lebih baik dibanding minyak goreng biasa. Masa simpannya bisa mencapai sekitar 2 tahun sejak kemasan dibuka — selama disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan tertutup rapat.

6. Aman untuk Penderita Kolesterol Tinggi

Kandungan utama minyak kelapa murni adalah asam lemak rantai sedang (MCFA — Medium Chain Fatty Acids). MCFA diproses lebih cepat oleh tubuh dibanding asam lemak rantai panjang (LCFA) — langsung diubah menjadi energi di hati tanpa melalui siklus pembentukan kolesterol. Artinya, minyak ini tidak akan mengendap sebagai lemak jahat dan aman dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi.

Cara Memilih Minyak Goreng Kelapa yang Berkualitas

Tidak semua minyak goreng kelapa di pasaran memiliki kualitas yang sama, Bunda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli:

  • Perhatikan label “cold-pressed” atau “virgin”. Ini menandakan minyak diproses secara alami tanpa bahan kimia.
  • Cek warna dan aroma. Minyak kelapa murni berkualitas berwarna bening (suhu hangat) atau putih padat (suhu dingin) dengan aroma kelapa segar — tidak tengik.
  • Hindari yang sudah berubah warna kekuningan atau berbau menyengat, karena itu tanda oksidasi atau proses yang tidak tepat.
  • Pilih produsen terpercaya dengan izin edar BPOM dan transparansi proses produksi.

Tips Menggunakan Minyak Goreng Kelapa di Dapur

Agar manfaatnya maksimal, berikut beberapa tips yang bisa Bunda terapkan:

  • Gunakan untuk menumis dan menggoreng ringan. Paling optimal pada api sedang — menumis sayur, menggoreng telur, atau memasak lauk sehari-hari.
  • Bisa langsung dikonsumsi. Aman diminum 1–2 sendok makan per hari sebagai suplemen alami untuk meningkatkan imunitas dan energi.
  • Simpan di tempat sejuk dan tertutup. Hindari paparan langsung sinar matahari agar kualitasnya tetap terjaga.
  • Gunakan sendok bersih dan kering. Kontaminasi air atau bahan makanan lain bisa mempercepat kerusakan minyak.

Minyak Goreng Kelapa dari Eka Farm

Eka Farm kini hadir dengan minyak goreng kelapa murni produksi sendiri — dengan komitmen yang sama seperti selalu: murni, sehat, dan tanpa bahan kimia tambahan. Diproduksi dengan standar ketat, cocok untuk memasak sehari-hari, menumis, hingga dikonsumsi langsung sebagai suplemen alami.

Jadi, jika Anda mencari “apa itu minyak Herco” karena ingin mengetahui produk minyak kelapa untuk memasak, maka alternatif yang saat ini bisa Anda pertimbangkan adalah Minyak Goreng Kelapa Eka Farm.

👉 Lihat produk Minyak Goreng Kelapa Eka Farm di sini

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Apakah minyak goreng kelapa aman untuk anak-anak?

Ya, aman. Kandungan MCFA-nya bahkan bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang dan daya tahan tubuh si kecil.

Apakah minyak goreng kelapa bisa digunakan untuk kulit?

Bisa, Bunda! Minyak kelapa murni tanpa bahan kimia tambahan aman digunakan sebagai pelembap kulit, perawatan rambut, atau minyak pijat bayi.

Apa bedanya minyak goreng kelapa dengan minyak kelapa sawit?

Minyak goreng kelapa berasal dari daging kelapa murni, kaya MCFA, dan minim proses kimia. Minyak kelapa sawit berasal dari buah sawit, umumnya melalui proses RBD, dan dominan mengandung asam lemak jenuh rantai panjang yang lebih sulit dicerna tubuh.

Kesimpulan

Minyak goreng kelapa murni adalah pilihan cerdas untuk mengganti minyak kelapa sawit di dapur Bunda. Lebih sehat, lebih hemat, dan lebih aman untuk seluruh keluarga — termasuk yang sedang menjaga kadar kolesterol. Pastikan Bunda memilih minyak kelapa yang benar-benar murni dan terpercaya. Eka Farm siap menjadi mitra sehat keluarga Bunda. 🌿

Produk Kami Juga Tersedia di Marketplace Kesayangan anda

Belanja Beras & Produk Organik Eka Farm

Ekafarm official Store Marketplace untuk pembelian di Tokopedia dan Shopee.

COD | Bank Transfer | Virtual Account | Paylater

MANFAAT BERAS MERAH UNTUK ASAM URAT

MANFAAT BERAS MERAH UNTUK ASAM URAT

Membahas manfaat beras organik untuk kesehatan tubuh memang tak akan ada habisnya karena penelitian dan uji klinis beras selalu dilakukan. Beras merah organik adalah salah satu jenis beras yang banyak diminati masyarakat Indonesia ataupun global karena kandungan gizi dan manfaatnya untuk mendukung metabolisme tubuh. Tahukah, Moms, jika beras merah dianjurkan untuk dikonsumsi bagi penderita asam urat atau untuk mencegah asam urat? Sebelum membahas manfaat beras merah untuk asam urat, yuk kenali dulu asam urat dan penyebabnya.

Sekilas tentang asam urat

Apakah itu asam urat? Urat adalah hasil pemecahan senyawa purin. Purin dihasilkan secara alami oleh tubuh dan juga dapat berasal dari protein yang kita konsumsi sehari- hari. Senyawa purin kemudian dipecah menjadi asam urate dan asam uric. Ginjal berfungsi untuk menyaring asam urat. Akan tetapi, tetapi jika produksi senyawa purin berlebih, maka limbah asam urat hasil pemecahan purin tersebut akan menumpuk dalam darah dan menyebabkan nyeri sendi. Selain itu, penumpukan asam urat juga dapat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal dalam menyaring asam urat dalam darah. Penumpukan asam urat juga dapat disebabkan oleh kombinasi antara kelebihan produksi purin dan ketidakmampuan ginjal dalam menyaring asam urat.

Lalu, apa itu penyakit asam urat?

Penyakit asam urat atau gout adalah penyakit sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal monosodium urat pada sendi dan jaringan sehingga kadar asam urat dalam darah tinggi. Penyakit asam urat adalah jenis artritis yang biasanya menyerang bagian ibu jari kaki, tetapi juga dapat terjadi di berbagai sendi lain seperti lutut, siku tangan, ataupun sendi jari tangan.

Apa yang dirasakan oleh penderita asam urat saat penyakitnya kambuh?

Penderita asam urat akan merasakan nyeri sendi, bagian sendi panas saat diraba, bahkan hingga terjadi pembengkakan dan kemerahan pada bagian sendi. Mengutip dari alodokter, gejala asam urat biasanya dirasakan pada malam hari dan dapat terasa hingga 12- 14 jam, kemudian mulai mereda dalam waktu sekitar 2 minggu. Asam urat akan kambuh jika penderitanya mengkonsumsi makanan tinggi purin. Batas maksimal kadar purin yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita asam urat yakni 100 mg.

Bagaimana cara mencegah dan menyembuhkan asam urat?

Gejala asam urat dapat disembuhkan dengan metode pengobatan yang tepat serta pemilihan asupan makanan yang dapat mencegah ataupun membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh. Penderita asam urat memang harus benar- benar memperhatikan dan mengontrol asupan makanan. Bahkan, konsumsi beberapa sayur dapat berbahaya bagi penderita asam urat.

Beras merah untuk asam urat

Beras merah dapat membantu menurunkan risiko asam urat dengan cara mencegah faktor pemicu penyakit asam urat. Selain itu, indeks glikemik beras merah yang rendah dapat membantu mencegah penyakit ini. Sebuah penelitian pada tahun 2016 yang dipublikasikan dalam Arthritis Rheumatol. menyebutkan bahwa mangkonsumsi makanan yang mengandung indeks glikemik rendah dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam darah. Indeks glikemik beras merah memang tergolong jauh lebih rendah dibandingkan beras putih, yaitu sekitar 55.

Bagaimana cara kerja beras merah untuk mencegah faktor pemicu penyakit asam urat?

Mengubah asupan makanan dan juga gaya hidup dapat membantu menstabilkan kadar asam urat dalam darah. Selain itu, pola makan dengan gizi seimbang dapat membantu mencegah faktor pemicu asam urat seperti obesitas, tekanan darah tinggi, serta kadar kolesterol tinggi. Mengutip dari laman Patient, penurunan berat badan pada penderita obesitas dapat membantu meningkatkan resistensi insulinyang kemudian akan berdampak pada penurunan kadar asam urat dalam darah. Namun, usahakan untuk memilih program penurunan berat badan yang stabil hingga berat badan Anda ideal.

Beras merah mengandung karbohidrat kompleks yang tinggi dengan kadar gula rendah serta tinggi serat dan nutrisi. Kandungan nutrisi serta serat yang utuh dalam beras merah mampu menjaga Anda tetap kenyang sehingga mendukung program penurunan berat badan ataupun untuk mengontrol berat badan ideal Anda. Selain itu, beras merah dilengkapi berbagai vitamin dan mineral yang membantu metabolisme tubuh seperti zat besi, seng, magnesium, vitamin B kompleks, dan masih banyak lainnya.

Tentu saja, mengkonsumsi beras merah harus diimbangi dengan gaya hidup sehat serta menjaga asupan makanan berkadar purin tinggi. Pastikan untuk membatasi konsumsi daging, jeroan, dan makanan laut. Selain itu, cukupi kebutuhan cairan Anda dnegan meminum air putih yang cukup. Menjaga hidrasi tubuh dapat mengurangi risiko pembenrukan kristal asam urat pada sendi dan mengurangi risiko asam urat kambuh. Hindari mengkonsumsi minuman manis seperti sirup, soda, dan berbagai minuman dalam kemasan karena dapat meningkatkan risiko kenaikan gula darah dan obesitas yang merupakan faktor pemicu asam urat. Jangan lupa juga, untuk mengkonsultasikan penyakit asam urat Anda ke dokter dan memilih pengobatan yang tepat, Moms.

 

 

 

SUDAH TAK WORK FROM HOME, YUK MULAI BAWA BEKAL MAKAN DARI RUMAH

SUDAH TAK WORK FROM HOME, YUK MULAI BAWA BEKAL MAKAN DARI RUMAH

Sejak lebaran tahun ini, sebagian masyarakat Indonesia memang sudah mulai bekerja ke kantor. Seiring dengan berjalannya waktu, lambat laun sudah mulai banyak industri yang bergerak dengan memperkerjakan karyawannya kembali ke kantor. Namun, tentunya mewaspadai dan berhati-hati terhadap penyebaran virus Covid-19 tetap harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dan keamanan yang telah ditegaskan berulang kali oleh pihak medis dan Pemerintah. Saat sudah tak lagi bekerja dari rumah atau istilah asingnya, work from home (WFH), maka perubahan pola makan pun dapat terjadi. Jika biasanya di rumah, istri di rumah atau Ibu memasak untuk Anda, maka saat tak lagi WFH, peralihan ke jajan di luar kemungkinan besar terjadi.

Akan tetapi, Moms, bukan berarti hal ini tak bisa disiasati. Membawa bekal makan dari rumah ke tempat kerja dapat menjadi solusi agar kualitas makan terjaga. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 ini, masyarakat memang dihimbau untuk sangat berhati- hati jika ingin membeli makanan di luar rumah. Risiko transmisi dan penularan virus bukan tidak mungkin berasal dari bahan makanan yang dikonsumsi. Maka dari itu, agar lebih tenang dan juga aman, alangkah lebih baiknya, Anda membawa bekal makan dari rumah.

Apa saja keuntungan membawa bekal makan dari rumah?

Keuntungan membawa bekal makan dari rumah diantaranya:

  1. Menjaga kualitas dan higienitas makanan

Saat Anda membawa bekal makan dari rumah, tentunya faktor kualitas gizi serta kebersihan atau higienitas dari bahan makanan akan lebih terjaga dibandingkan jika Anda membeli makan di luar. Mengapa demikian? Coba saja Anda pikirkan, saat Anda misal, membeli makan di luar, seberapa banyak minyak goreng yang dipakai? Atau apakah makanan tersebut mengandung penyedap rasa yang berlebih? Serta masih banyak hal lainnya yang dapat menjadi pertanyaan dan ketidakpastian saat Anda memutuskan untuk jajan atau membeli makan di luar.

Mempersiapkan bekal makan di rumah dapat membuat Anda tahu betul komposisi yang digunakan untuk memasak makanan. Anda pun dapat mengontrol seberapa banyak bumbu yang digunakan, jenis minyak untuk memasak, ataupun metode memasak dengan cara Anda sendiri. Kebersihan bahan makanan yang Anda gunakan untuk memasak pun dapat terjaga. Apalagi, jika Anda berniat untuk mengubah gaya hidup dan pola makan dengan gizi seimbang. Membawa bekal dari rumah dapat menjadi solusi untuk menjaga asupan kalori dan mengontrol kecukupan nutrisi dalam makanan. Jika Anda alergi terhadap beberapa jenis bahan makan seperti gluten, produk kedelai, susu, dan sebagainya, membawa bekal menjadi pilihan aman dan cerdas.

Selain itu, faktor kehalalan bagi Anda yang muslim juga lebih terjamin saat Anda membawa bekal makan dari rumah.

  1. Lebih ekonomis

Coba Moms buat perhitungan saat Anda atau anggota keluarga jajan atau membeli makanan di luar rumah. Berapa budget yang dikeluarkan setiap harinya, kemudian akumulasi per bulannya? Pasti akan lebih besar daripada saat Anda memutuskan untuk membawa bekal dari rumah. Kebiasaan jajan di luar dapat berdampak buruk bagi kondisi finansial jika Anda tidak pandai mengontrol diri dan mempertimbangkan sisi keuangan saat membeli makan sehari- hari.

Mempersiapkan bekal dari rumah dapat mencegah perilaku konsumtif dan menghentikan kebiasaan jajan yang berlebih. Anda pun harus terbiasa untuk memberanikan diri untuk menolak ajakan jajan dari teman kantor setiap saat. Namun, bukan berarti fleksibilitas sosial Anda harus terbatas hanya karena Anda memutuskan untuk menolak ajakan makan tersebut. Anda tetap bisa makan di luar dan hang out bersama teman Anda pada momen- momen tertentu.

  1. Dapat dibuat sesuai selera

Moms, apakah Anda atau keluarga adalah tipe pemilih dalam hal makanan? Jika begitu, bukankah lebih mudah untuk mempersiapkan dan memasak sendiri makanan Anda sehingga makanan tersebut sesuai dengan selera? Disamping itu, beberapa orang sering mubazir dan menyisakan makanan karena memang porsi makannya kecil. Hal ini dapat disiasati dengan membawa bekal makan karena Anda dapat mengontrol menu, rasa, dan porsi makanan yang Anda bawa.

Yuk, lengkapi menu bekal Anda dengan beras organik Eka Farm

Beras organik Eka Farm dapat menjadi pilihan sumber karbohidrat kompleks berupa serealia utuh (whole grains) harian Anda. Karbohidrat dibutuhkan sebagai bahan bakar untuk metabolisme tubuh. Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa untuk kemudian digunakan oleh berbagai fungsi sel dan organ tubuh. Karbohidrat kompleks yang terkandung dalam beras organik Eka Farm seperti dalam beras merah, coklat, dan hitam menjaga kadar gula darah serta membuat Anda kenyang lebih lama. Kandungan berbagai vitamin dan mineral yang masih utuh karena lapisan dedak dan germ yang tetap melingkupi bulir beras pun menyumbang asupan nutrisi utuh pada tiap porsi nasi yang dihasilkan.

Penasaran dengan manfaat dari setiap jenis beras organik Eka Farm? Cek dalam artikel Eka Farm atau langsung menuju katalog beras organik di website resmi Eka Farm, ya Moms.

 

YUK, TAMBAH BUMBU RAHASIA UNTUK MENAMBAH CITA RASA NASI

YUK, TAMBAH BUMBU RAHASIA UNTUK MENAMBAH CITA RASA NASI

Moms, bosan dengan rasa nasi yang itu-itu saja? Ingin berkreasi sederhana untuk menambah nafsu makan anak dan keluarga di rumah dengan memberikan rasa berbeda pada nasi? Kali ini Eka Farm akan membocorkan bumbu rahasia untuk menambah cita rasa nasi. Sudah siap untuk membuat keluarga Anda makan lebih lahap dan menanti sajian makan setiap saat? Yuk, langsung simak daftar bumbu rahasianya di bawah ini.

1. Margarin di nasi panas

Margarin atau mentega akan menambah rasa gurih dan aroma lebih harum pada masakan. Moms bisa menambahkan margarin ataupun mentega ke dalam nasi panas. Ambil 1 sendok makan margarin atau mentega untuk dicampurkan ke dalam 1 porsi nasi panas yang akan disajikan.

Apa perbedaan margarin dan mentega? Mentega adalah produk sampingan susu atau tersusun atas lemak hewani dan memilliki aroma yang lebih harum daripada margarin. Margarin terbuat dari minyak nabati dengan tambahan unsur hidrogen. Biasanya, margarin digunakan sebagai pengganti mentega bagi yang menginginkan pembatasan asupan lemak dan kolesterol.

Apakah ada pilihan yang lebih sehat daripada margarin dan mentega? Tentu saja ada, yaitu unsalted butter (mentega tawar) atau mentega tanpa tambahan garam sehingga rasanya cenderung tawar. Mentega tawar dapat menjadi alternatif pilihan bagi Anda yang ingin mengontrol ketat asupan garam harian karena batas konsumsi garam per hari hanya 1 sendok teh. Maka dari itu, konsumsi garam perhatian sangat perlu diperhatikan agar tidak membahayakan kesehatan tubuh.

Berikut adalah perbandingan nilai gizi margarin, mentega, dan mentega tawar (unsalted) dengan porsi 1 sendok makan.

margarin vs mentega vs mentega unsalted

2. Menambah VCO saat air beras mendidih

Moms juga bisa menambahkan sedikit VCO dalam beras mendidih. Manfaat VCO untuk kesehatan tubuh telah teruji oleh banyak peneliti dan merupakan salah satu bahan alam yang digunakan oleh masyarakat Asia untuk berbagai macam kebutuhan sejak dahulu kala.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Sri Lanka dan dipublikasikan dalam American Chemical Society menyebutkan bahwa dengan menambahkan 1 sendok teh VCO ke dalam air mendidih yang digunakan untuk menanak 1/2 gelas beras dapat membantu kalori nasi hingga 10-12%. Setelah matang, diamkan nasi dengan campuran VCO dalam kulkas selama 12 jam.

Namun, ingat Moms, untuk memastikan keaslian VCO yang digunakan agar Anda dan keluarga mendapat manfaat utuh dari mengkonsumsi bahan antiinflamasi, antimikroba, dan antivirus ini.

3. Daun pandan saat memasak beras

Daun pandan dapat memberikan aroma wangi khas yang dapat membantu membangkitkan nafsu makan. Mengutip dari laman SehatQ, daun pandan juga menyimpan berbagai manfaat lain untuk kesehatan tubuh, di antaranya membantu menurunkan teanan darah tinggi, mengatasi rematik, meningkatan nafsu makan, mengatasi rasa nyeri, menguragi kram, mengatasi insomnia, untuk terapi kanker, meredakan demam, membantu detoks racun, hingga dapat memulihkan energi pasca persalinan.

Cara memasak nasi dengan daun pandan yaitu dengan memasukkan lembar daun pandan ke air beras sebelum ditanak.

4. Daun jeruk nipis untuk memberikan aroma khas

Daun jeruk akan memberikan aroma khas daun jeruk yang dapat membantu membangkitkan nafsu makan serta membuat keluarga Anda makan lebih lahap. Lebih dari itu, menurut Medicinal Herbs, rebusan air jeruk nipis baik untuk saraf dan aliran darah, pernapasan, mengobati gangguan pencernaan,serta sebagai obat antiinflamasi dan antiradang.

Cara memasak nasi dengan aroma daun jeruk nipis yaitu iris tipis daun jeruk, kemudian masukkan bersama air beras untuk menanak nasi.

5. Keju parut di atas nasi panas

Produk olahan susu sapi ini menjadi bahan makanan multifungsi dan digemari oleh berbagai kalangan sehingga kerap menjadi komposisi berbagai jenis makanan dan minuman. Keju pun memiliki berbagai variasi dari cheddar, parmesan, mozarella, edam, dan masih banyak lainnya. Rasa keju pun bervariasi, mulai dari dominan gurih dan asin, hingga manis. Pada dasarnya, keju akan memberi rasa gurih dan asin pada nasi. Selain menambah cita rasa nasi, keju juga mengandung banyak manfaat untuk kesehatan. Jika Anda ingin menaikkan berat badan, nasi keju dapat menjadi menu selingan untuk mencukupi asupan kalori, lemak jenuh, dan protein.

Keju juga mengandung asam lemak omega-3, seng, fosfor, vitamin A, vitamin B12, dan riboflavin (antioksida). Berikut adalah kandungan nutrisi dalam 28 gram keju cheddar.

keju cheddar

Sebelum mengkonsumsi keju, perlu diingat, jika Anda intoleran terhadap laktosa atau kasein (protein utama dalam susu sapi dan produk olahannya), sebaiknya batasi bahkan hindari memakan bahan makanan ini. Perhatikan pula untuk membatasi konsumsi keju meskipun banyak mengandung nutrisi baik bagi tubuh karena kandungan kalori, garam, dan lemak jenuhnya yang cukup tinggi.

6. Serai atau minyak serai (minyak atsiri)

Kepopuleran serai melejit di masa pandemi Covid-19. Masyarakat berbondong-bondong mencari berbagai jenis empon-empon, termasuk serai untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Serai memang sudah sering digunakan sebagai bumbu untuk berbagai macam masakan. Serai mengandung nutrisi lengkap mulai dari makronutrien (karbohidrat, lemak, dan protein) vitamin B kompleks, vitamin A, vitamin C, kalsium, seng, tembaga, magnesium, mangan, selenium, dan zat besi. Serai dapat membantu menurunkan tekanan darah, membantu mengurangi stres dan kolesterol jahat dalam tubuh, Serai memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi.

Cara memadukan serai di nasi yang akan Anda santap yaitu dengan mencampurkan serai yang sudah digeprek dalam beras. Kemudian, tanak nasi seperti biasa. Aroma khas serai akan menguar bersamaan dengan saat Anda menyajikan nasi.

7. Kayu manis

Beberapa orang mungkin masih merasa aneh dengan rasa kayu manis yang khas. Aroma kayu manis kuat dan memiliki rasa gabungan pedas dan manis. Kayu manis dapat berperan sebagai zat antijamur, antiradang, dan antiseptik. Moms, anak Anda susah makan? Coba tambahkan sedikit kayu manis dalam air beras untuk menanaknya karena kayu manis mampu mengembalikan nafsu makan si kecil. Selain itu, kayu manis pun menjadi obat alami untuk diare, flu, hipertensi, bronkitis, dan sakit perut. Kayu manis juga dapat memberi manfaat bagi penderita diabetes untuk mengontrol kadar gula darah.

Cara menambah kayu manis ke dalam nasi yaitu dengan memasukkan batang kayu manis sepajang 4-5 cm ke dalam air untuk menanak beras.

Bukan hanya menambah aroma dan cita rasa yang dapat membankitkan nafsu makan Anda dan keluarga, bumbu rahasia di atas juga kaya akan manfaat dan nutrisi penting bagi tubuh. Yuk, mulai modifikasi nasi di rumah. Jangan lupa, Moms, berikan nasi dengan kualitas terbaik untuk keluarga. Beras organik dengan bermacam-macam variannya dapat menjadi langkah awal Anda untuk membuat perubahan nutrisi pada keluarga Anda.